
batampos – Rendahnya capaian Bahasa Inggris siswa sekolah menengah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi sorotan serius. Berdasarkan data Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025, nilai rata-rata Bahasa Inggris pelajar Kepri hanya 26,85, tertinggal jauh dari rata-rata nasional yang mencapai 37,43.
Selisih tersebut memunculkan kekhawatiran terkait kesiapan generasi muda Kepri menghadapi persaingan global. Apalagi, Kepri dikenal sebagai wilayah perbatasan sekaligus kawasan industri yang terhubung langsung dengan pasar internasional.
Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Ririn Warsiti, menilai capaian itu harus menjadi alarm bagi dunia pendidikan di daerah. Menurut dia, penguasaan Bahasa Inggris bukan lagi sekadar mata pelajaran, melainkan kunci untuk membuka berbagai peluang, mulai dari beasiswa, studi ke luar negeri, hingga akses informasi dan jejaring global.
BACA SELENGKAPNYA Di harian.batampos.co.id



