Jumat, 8 Mei 2026

Cuaca Buruk, Pesawat Singapore Airlines Divert ke Batam

Berita Terkait

Sejumlah kendaraan  Bandara Hang Nang Nadim Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Cuaca buruk yang melanda Singapura membuat penerbangan Singapore Airlines (SIA) rute Guangzhou–Singapura terpaksa dialihkan ke Batam, Senin (5/5) petang. Pesawat dengan nomor penerbangan SQ851 itu mendarat darurat di Bandara Internasional Hang Nadim sekitar pukul 17.41 WIB. Demikian seperti ditulis oleh The Straits Times.

Maskapai nasional Singapura tersebut membawa 301 penumpang dan 18 awak kabin. Dalam keterangan resminya, pihak SIA menyebut seluruh penumpang dan kru berada dalam kondisi aman saat pesawat mendarat di Batam.

Pengalihan penerbangan dilakukan akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Singapura sore itu. Badan Lingkungan Nasional Singapura mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk wilayah selatan, timur, dan tengah Singapura sekitar pukul 17.10 waktu setempat.

Tidak hanya itu, otoritas air Singapura, PUB, juga memperingatkan potensi banjir bandang di sejumlah kawasan, termasuk Tanjong Pagar dan wilayah timur laut Singapura. Bahkan, banjir sempat terjadi di akses jalan KPE menuju Buangkok East Drive.

Berdasarkan data situs pelacak penerbangan Flightradar24, pesawat Boeing 787-10 tersebut sejatinya dijadwalkan tiba di Singapura pukul 17.45 waktu setempat. Namun karena kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk pendaratan, pesawat akhirnya dialihkan ke Batam yang lokasinya paling dekat.

Selama berada di Bandara Hang Nadim, seluruh penumpang tetap berada di dalam pesawat. Pihak maskapai menyediakan makanan ringan dan minuman bagi penumpang yang membutuhkan.

Sekitar dua jam kemudian, pesawat kembali melanjutkan perjalanan menuju Singapura. SQ851 lepas landas dari Batam pukul 19.43 WIB dan tiba di Bandara Changi sekitar pukul 21.20 waktu Singapura, atau hampir empat jam lebih lambat dari jadwal semula.

“Seluruh bantuan yang diperlukan telah diberikan kepada pelanggan terdampak, termasuk penjadwalan ulang penerbangan lanjutan dan akomodasi hotel di Singapura bila diperlukan,” ujar juru bicara Singapore Airlines.

Pihak maskapai juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan tersebut. Menurut mereka, keselamatan penumpang dan awak pesawat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penerbangan. (*)

 

UPDATE