Jumat, 15 Mei 2026

Cuaca Buruk Picu Kecelakaan, Dirlantas Polda Kepri Ingatkan Pengendara Lebih Berhati-hati

Berita Terkait

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Taufik Luqman. F. Yashinta/ Batam pos

batampos – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kepulauan Riau dalam sepekan terakhir cukup berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Hujan deras yang turun hampir sepanjang hari membuat kondisi jalan licin dan membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor.

Situasi itu menjadi perhatian serius Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri. Apalagi, dalam beberapa hari terakhir sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi saat kondisi hujan lebat mengguyur Kota Batam dan sekitarnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Taufik Luqman, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di tengah cuaca yang tidak menentu seperti sekarang.

“Musim hujan membuat risiko kecelakaan semakin tinggi. Karena itu kami meminta masyarakat lebih waspada dan tidak memaksakan berkendara dengan kecepatan tinggi saat kondisi jalan licin,” ujar Taufik, Jumat (15/5).

Ia mengatakan, kendaraan roda dua masih mendominasi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kepri. Selain faktor cuaca, rendahnya kesadaran pengendara terhadap keselamatan juga menjadi penyebab utama tingginya kasus lakalantas.

“Untuk angka kecelakaan masih di dominasi kendaraannya roda dua,” tegasnya.

Menurutnya, banyak pengendara yang masih mengabaikan faktor keselamatan, seperti tidak menggunakan helm standar, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, hingga bermain telepon genggam saat berkendara.

“Hal-hal kecil seperti menggunakan handphone saat berkendara sering dianggap sepele, padahal itu sangat berbahaya karena mengurangi konsentrasi pengemudi,” katanya.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum digunakan. Pengendara juga diminta memeriksa rem, ban, lampu kendaraan, serta perlengkapan keselamatan lainnya sebelum bepergian.

Selain itu, pengendara roda dua diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI dan tetap menyalakan lampu utama meski berkendara pada siang hari agar mudah terlihat pengguna jalan lain saat hujan turun.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak aman antar kendaraan dan mengurangi kecepatan saat hujan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Kepri, angka kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari hingga April 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan jumlah kendaraan serta masih rendahnya disiplin berlalu lintas disebut menjadi faktor dominan.

Untuk menekan angka kecelakaan, Ditlantas Polda Kepri terus menggencarkan edukasi keselamatan melalui berbagai program. Mulai dari sosialisasi ke sekolah melalui program Police Go To School, kampanye keselamatan di ruang publik, hingga penyebaran pesan edukasi melalui media sosial.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Polda Kepri berharap seluruh pengguna jalan lebih disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, terlebih di tengah kondisi cuaca yang kerap berubah secara tiba-tiba.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Berkendara dengan santun dan patuhi aturan demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tutup Taufik.(*)

ReporterYashinta

UPDATE

Play sound