Rabu, 20 Mei 2026

Sudah Tak Laik Jalan dan Picu Kecelakaan, Warga Desak Bimbar Ditertibkan

spot_img

Berita Terkait

Sa;ah satu angkutan umum Bintang Kembar (Bimbar) saat melintas di ruas jalan Batuaji. F.Yofi Yuhendri

batampos – Angkutan umum Bintang Kembar (Bimbar) di ruas jalan Batuaji dan Sagulung kembali menuai keluhan masyarakat. Selain dinilai sudah tidak laik jalan, angkutan tersebut juga disebut kerap membahayakan pengguna jalan akibat sopir yang ugal-ugalan.

Ilham, warga Batuaji, mengaku resah setiap kali berpapasan dengan armada Bimbar di jalan raya. Menurut dia, sebagian sopir angkutan tersebut sering melanggar aturan lalu lintas dan berkendara secara sembarangan.

“Kalau jumpa mobil Bimbar di jalan, lebih baik cari aman saja. Sopirnya banyak yang ugal-ugalan,” ujar Ilham, Senin (18/5).

Baca Juga: Imbas dari Penarikan Paksa Kendaraan Oleh Debt Colector di Batuaji, Polisi Imbau Semua Pihak Tahan Emosi

Ia mengaku pernah menjadi korban senggolan salah satu armada Bimbar hingga kendaraannya mengalami kerusakan. Namun, sopir disebut tidak mau bertanggung jawab.

“Mobil saya pernah disenggol. Bukannya ganti rugi, sopirnya malah menantang,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan Surya, warga Sagulung. Ia mempertanyakan belum adanya tindakan tegas terhadap armada Bimbar yang dinilai sudah tidak layak beroperasi.

“Kalau ada razia dari Dishub, biasanya mobil ini langsung menghilang. Padahal kondisinya sudah parah,” ujar Surya.

Baca Juga: Ada Ratusan Pelabuhan Tikus di Batam yang Kerap Dijadikan untuk Jalur Penyelundupan

Menurut dia, banyak armada Bimbar yang kondisi bodinya sudah keropos, minim penerangan, hingga fasilitas di dalam kendaraan yang rusak dan tidak nyaman digunakan penumpang.

“Harusnya sudah tidak boleh beroperasi lagi. Sekarang juga sudah ada Trans Batam dan transportasi online,” ungkapnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Batam sempat menyampaikan rencana penghapusan trayek Bimbar pada tahun 2025. Namun hingga kini, armada tersebut masih terlihat beroperasi di sejumlah ruas jalan di Batuaji dan Sagulung.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, yang dikonfirmasi terkait keberlanjutan operasional Bimbar ini belum memberikan tanggapan. (*)

UPDATE

Play sound