
batampos – Lampu lalu lintas di simpang empat Polsek Batuaji, Tanjung Uncang, dilaporkan padam. Kondisi tersebut membuat arus kendaraan menjadi semrawut dan membahaykan pengendara yang melintas di kawasan padat aktivitas tersebut.
Pantauan di lokasi, kendaraan dari berbagai arah terlihat saling berebut jalan karena tidak adanya pengaturan lalu lintas. Situasi semakin padat terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Warga Batuaji, Martinus, mengaku resah dengan kondisi tersebut karena dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, terlebih banyak kendaraan besar yang melintas di kawasan itu.
“Kalau lampu merah mati begini kendaraan jadi saling serobot. Sangat berbahaya, apalagi banyak truk dan trailer yang melintas,” ujarnya, Jumat (29/5).
Baca Juga: Harga Ayam Potong di Batam Masih Terpantau Tinggi, Capai Rp45 Ribu per Kg
Menurut Martinus, simpang empat tersebut merupakan jalur utama yang setiap hari dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat. Karena itu, ia berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan agar arus lalu lintas kembali normal.
Selain membahayakan pengendara, padamnya traffic light juga menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang dari arah Tanjung Uncang menuju Batuaji maupun sebaliknya.
“Kami berharap segera diperbaiki supaya pengendara lebih tertib dan tidak terjadi kecelakaan. Paling tidak ada petugas yang mengatur. Sejak pagi tadi kendaraan sudah saling nyerobot,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra mengatakan lampu lalu lintas di kawasan Batuaji kerap mengalami kerusakan akibat aksi pencurian komponen traffic light oleh pihak tidak bertanggung jawab.
“Kesadaran masyarakat masih kurang, harus ditingkatkan. Jadi harus sama-sama menjaga fasum ini demi keselamatan,” ujarnya.
Baca Juga: Kasus Driver Ojol vs Debt Collector, Polisi Belum Terima Hasil Visum
Menurut Leo, kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi. Bahkan, setelah diperbaiki, komponen traffic light kembali hilang dicuri.
“Bukan hanya keselamatan saja, untuk memperbaiki traffic light ini juga membutuhkan anggaran yang besar,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat ikut mengawasi fasilitas umum tersebut dan segera melapor ke pihak kepolisian jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar traffic light.
“Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan ke Polisi. Biar permasalahan ini tidak terulang lagi,” tutupnya. (*)



