
batampos – Upaya menekan aksi balap liar dan kenakalan remaja terus menjadi perhatian serius Satlantas Polresta Barelang. Melalui patroli malam hingga dini hari yang digelar pada Minggu (7/6) mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB, polisi menyisir sejumlah titik rawan di Kota Batam yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya anak muda dan berpotensi dijadikan arena balap liar.
Kegiatan patroli tersebut menyasar sejumlah ruas jalan strategis, di antaranya kawasan Engku Hamidah, Simpang Frengki, Legenda Malaka, Simpang KDA, hingga Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Anggrek Mas 2. Sebanyak delapan personel Satlantas Polresta Barelang diterjunkan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan secara intensif guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Patroli dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo. Kehadiran polisi di lapangan tidak hanya bertujuan mencegah pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mengantisipasi berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Afiditya, balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga menjadi salah satu bentuk perilaku berisiko yang sering melibatkan kalangan remaja. Aktivitas tersebut dapat memicu kecelakaan lalu lintas, membahayakan pengguna jalan lain, hingga berpotensi menimbulkan tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.
Selama patroli berlangsung, petugas melakukan pengawasan di jalur-jalur protokol yang sering dijadikan lokasi adu kecepatan kendaraan. Selain itu, personel juga memantau pusat keramaian, objek vital, serta sejumlah titik yang dinilai rawan terhadap aksi kejahatan konvensional seperti pencurian maupun perusakan fasilitas umum.
Fokus pengawasan juga diarahkan ke kawasan Simpang Frengki, Simpang Kara, Legenda Malaka, dan Simpang KDA Luar yang selama ini menjadi perhatian aparat karena kerap dijadikan tempat berkumpul kelompok remaja pada malam hari. Dengan patroli yang dilakukan secara mobile, polisi berharap dapat memberikan efek pencegahan sekaligus membubarkan potensi kerumunan yang mengarah pada aktivitas negatif.
“Patroli malam ini merupakan upaya preventif yang kami lakukan untuk mengantisipasi balap liar, mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, serta menekan potensi tindak kejahatan jalanan. Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kompol Afiditya Arief Wibowo.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, turut menegaskan bahwa peran orang tua menjadi kunci utama dalam mencegah maraknya balap liar dan kenakalan remaja. Ia meminta para orang tua untuk lebih serius mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari. “Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar benar-benar memperhatikan keberadaan dan pergaulan anaknya. Jangan membiarkan anak-anak berkeliaran hingga larut malam tanpa pengawasan, apalagi memberikan atau membekali kendaraan kepada anak yang belum cukup umur dan belum memiliki kompetensi berkendara. Kelalaian dalam pengawasan dapat berujung pada kecelakaan, pelanggaran hukum, bahkan mengancam keselamatan jiwa anak itu sendiri,” tegas Anggoro.
Dari hasil patroli yang dilaksanakan, situasi keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah hukum Polresta Barelang terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan aktivitas balap liar maupun pelanggaran yang memerlukan tindakan pengamanan kendaraan. Polresta Barelang menegaskan akan terus meningkatkan patroli malam dan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, sembari mengajak keluarga dan lingkungan sekitar untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.(*)

