Kamis, 9 Juli 2026

Universitas Batam Perkuat Budaya Riset, Hadirkan Sugiyono dan Pakar Metodologi Nasional

Berita Terkait

Foto bersama narasumber, pimpinan Universitas Batam, dan Mahasiswa serta peserta usai Seminar dan Workshop Metodologi Penelitian yang digelar LPPM Universitas Batam, 26–27 Juni 2026. F: M. Sya’ban/Batam Pos

batampos –Universitas Batam (Uniba) terus memperkuat kapasitas riset dosen dan mahasiswa melalui Seminar dan Workshop Metodologi Penelitian yang digelar selama dua hari, 26–27 Juni 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) itu menjadi bagian dari upaya membangun budaya penelitian sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.

‎Mengusung tema Strategi Metodologi Penelitian Multidisiplin untuk Penguatan Analisis Data dan Publikasi Ilmiah, kegiatan tersebut diikuti dosen, peneliti, mahasiswa, serta peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

‎Untuk memperkuat kompetensi peserta, Universitas Batam menghadirkan tiga akademisi nasional yang dikenal memiliki kepakaran di bidang metodologi penelitian dan publikasi ilmiah, yakni Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd., Prof. Dr.rer.nat. Imam Buchori, S.T., serta Dr. Sihar Tambun, S.E., M.Si., Ak.

‎Rektor Universitas Batam, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat budaya riset.

‎”Kami berharap dosen, peneliti, dan mahasiswa mampu meningkatkan kualitas penelitian serta menghasilkan publikasi ilmiah yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.

‎Ketua LPPM Universitas Batam, Dr. Malahayati Rusli Bintang, BSc., MPH, menambahkan seminar dan workshop ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas peneliti, mulai dari penyusunan metodologi hingga publikasi ilmiah.

‎”Kami ingin meningkatkan kapasitas peneliti dalam memilih metodologi yang tepat, mengolah data secara ilmiah, hingga menghasilkan publikasi pada jurnal bereputasi,” katanya.

‎Hari pertama diisi dengan workshop metodologi penelitian mixed methods yang dipandu Dr. Sihar Tambun. Dalam sesi tersebut peserta memperoleh pelatihan penggunaan perangkat lunak NVivo dan LISREL untuk mendukung analisis data penelitian.

‎Memasuki hari kedua, seminar dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Batam, Dr. Mohamad Gita Indrawan, S.T., M.M., yang mewakili Rektor Universitas Batam.

‎Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen kampus untuk terus meningkatkan kompetensi peneliti.

‎”Universitas Batam akan terus mendorong peningkatan kompetensi peneliti dan memperkuat budaya riset sebagai salah satu pilar utama peningkatan kualitas perguruan tinggi,” ujarnya.

‎Pada sesi seminar, Prof. Dr. Sugiyono membahas berbagai pendekatan metodologi penelitian, mulai dari metode kuantitatif, kualitatif, mixed methods, hingga research and development (R&D).

Sementara itu, Dr. Sihar Tambun mengulas penerapan metode penelitian kuantitatif beserta teknik analisis data. Adapun Prof. Dr.rer.nat. Imam Buchori memaparkan strategi menyusun artikel ilmiah agar memiliki peluang lebih besar diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi.

‎Melalui seminar dan workshop tersebut, Universitas Batam berharap kompetensi dosen, mahasiswa, dan peneliti dalam menyusun metodologi penelitian semakin meningkat.

Di sisi lain, kegiatan itu juga diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak publikasi ilmiah berkualitas serta inovasi yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.(*)

ReporterM. Sya’ban

UPDATE