Jumat, 17 Juli 2026

Gemuruh Pesawat Tempur Rafale di Langit Batam, TNI AU: Latihan

Berita Terkait

ilustrasi pesawat tempuir Rafale

batampos – Kamis (16/7) sekira pukul 09.30 WIB, gemuruh suara pesawat tempur melintas rendah di langit Kota Batam. Mengagetkan warga.  Sebagia ada yang keluar rumah mendongat ke langit melihat ada apa.

Pesawat tempur Rafale beberapa kali terlihat bermanuver di udara sehingga menarik perhatian masyarakat yang jarang menyaksikan aktivitas penerbangan militer di wilayah tersebut.

Deru mesin pesawat yang terdengar jauh lebih keras dibandingkan pesawat komersial membuat sejumlah warga keluar rumah untuk melihat langsung pesawat yang melintas. Momen tersebut pun menjadi perbincangan karena berbeda dengan aktivitas penerbangan sipil yang rutin berlangsung di Bandara Internasional Hang Nadim.

Samuel, salah seorang warga Batam, mengaku sempat terkejut saat mendengar suara pesawat tempur tersebut.

“Kalau pesawat komersial sudah biasa setiap hari. Tapi kalau pesawat tempur seperti ini jarang terlihat, jadi pasti membuat orang penasaran,” ujarnya.

Ia mengatakan, anak-anaknya yang sedang berada di rumah langsung berlarian ke luar setelah mendengar suara gemuruh dari langit.

“Saya kebetulan sedang di rumah. Anak-anak langsung lari ke luar karena bunyinya cukup keras. Mereka penasaran ingin melihat pesawatnya,” katanya.

TNI AU: Rafale Jalani Latihan Integrasi

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Indra Alexander Yosef Lessy, membenarkan aktivitas penerbangan tersebut. Ia menjelaskan pesawat Rafale yang melintas merupakan bagian dari latihan integrasi TNI.

“Itu latihan integrasi. Pesawat Rafale dari Skadron 12 Pekanbaru,” ujarnya.

Menurut Lessy, latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan latihan integrasi TNI yang direncanakan berlangsung di wilayah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Meski demikian, pelaksanaan latihan secara penuh masih menunggu arahan dari Markas Besar (Mabes) TNI. Saat ini, seluruh rangkaian kegiatan masih berada pada tahap persiapan dan pembahasan.

“Hari ini baru satu pesawat yang melaksanakan latihan. Ini baru tahap awal,” katanya.

 

Dipastikan Bukan Situasi Darurat

Keberadaan pesawat tempur Rafale yang terbang rendah di langit Batam menjadi pemandangan yang tidak biasa bagi masyarakat. Namun, TNI AU menegaskan aktivitas tersebut merupakan bagian dari latihan militer rutin sebagai persiapan operasi latihan terpadu.

Penerbangan tersebut dipastikan tidak berkaitan dengan situasi darurat maupun gangguan keamanan di wilayah Kepulauan Riau. Masyarakat diimbau tetap tenang karena aktivitas itu merupakan bagian dari agenda latihan yang telah direncanakan.

Rafale adalah pesawat tempur terbaru yang dimiliki Indonesia. Januari 2026, Indonesia resmi menerima enam unit jet tempur Rafale pertama dari total 42 unit yang dipesan. Penyerahan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada TNI AU di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Momen ini menjadi tonggak baru penguatan sistem pertahanan udara nasional, dengan pengiriman lanjutan yang akan berlangsung bertahap hingga 2029. (*)

SourceYashinta

UPDATE

Play sound