Rabu, 29 April 2026

Ansar akan Temui Airlangga agar Pintu Wisman ke Kepri Dibuka

Berita Terkait

Gubkepri Ansar Ahmad

batampos.co.id – Singapura membuka pintu bagi wisatawan dari Indonesia dengan meluncurkan Vaccinated Travel Lane (VTL). Kebijakan ini memberi kelonggaran masyarakat Indonesia yang sudah mendapat vaksinasi penuh, dapat berkunjung ke Singapura tanpa karantina, mulai 29 November mendatang.

Jalur VTL ini merupakan strategi Singapura yang secara bertahap membuka pintu kembali, sehingga para pelancong dari Indonesia bisa berlibur atau berbisnis di negeri singa tersebut.

Menanggapi kebijakan lintas batas Singapura tersebut, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, akan segera berkomunikasi dengan pemerintah pusat.

“Karena itu kan baru pintu memasuki Singapura yang buka, pintu masuk ke sini (Kepri) juga perlu dibahas,” ujarnya di Hotel Swissbell, Batam, Selasa (16/8).

Ia menambahkan, dalam tujuh hari ke depan, ia akan menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

“Kalau nanti kebijakannya sama dengan Singapura, ya Alhamdulillah. Tinggal kita meningkatkan kehati-hatian saja,” paparnya.

Ansar melanjutkan, jika nanti kebijakan pemerintah berbasis vaksinasi penuh, maka itu akan memudahkan Kepri, khususnya Batam.

“Jangan sampai nanti Singapura buka pintu masuk di 29 November, berbondong-bondong orang Kepri ke sana. Sementara orang Singapura, tidak ada yang kesini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Buralimar mengatakan, seiring dengan adanya kebijakan VTL dari Pemerintah Singapura, pihaknya juga berharap kepada pemerintah pusat untuk membuka pintu masuk bagi wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepri. Karena, apabila pintu masuk wisman Singapura itu dibuka, penawaran wisata apa saja bisa dilakukan.

“Kita tentunya sangat berharap delapan pelabuhan di Kepri yang selama ini menjadi pintu utama kedatangan para wisman juga ikut dibuka,” harap Buralimar.

Sebab, selama ini, para wisman yang datang ke Kepri lebih dominan melalui delapan pelabuhan tersebut. Delapan pelabuhan itu sendiri, tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Karimun.

“Karena, wisatawan kita utamanya itu Singapura, dan pintu utama pelabuhan kita yakni di delapan pintu pelabuhan. Bukan dari Bandara Hang Nadim. Jadi, harapan utama kita pintu wisman untuk Singapura dibuka,” jelasnya. (*)

Reporter: Rifki Setiawan

UPDATE