
batampos – Kasus penipuan paket sembako murah jadi fokus perhatian pihak kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Pihak kelurahan pun mendukung polisi untuk mengungkap pelaku penipuan kupon paket sembako murah fiktif yang memakan banyak korban tersebut.
Lurah Tanjunguncang Tengku Akbar, menuturkan berkaca dari kejadian itu, pihak kelurahan kembali mengingatkan perangkat RT/RW kelurahan Tanjunguncang untuk lebih peka lagi kedepannya. Jika menemui hal-hal yang janggal yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat secepatnya ditanggapi dengan koordinasi ke pihak kelurahan, kecamatan ataupun penegak hukum yang ada.
“Kalau kejadian kemarin itu memang tanpa sepengetahuan perangkat RT/RW. Pelaku main colong aja ke masyarakat. Terkuak baru kita semua kaget. Ini sudah kita sampaikan ke RT/RW agar lebih peka lagi kedepannya tentang aktifitas warga di lingkungan masing-masing,” ujar Tengku, Rabu (9/3).
Senada disampaikan Camat Batuaji Ridwan yang mengaku mendukung penuh pihak kepolisian mengusut tuntas penipuan berkedok kupon paket sembako murah fiktif tersebut. Diapun berharap agar masyarakat tak lagi tergiur dengan tawaran-tawaran seperti itu tanpa terlebih dahulu mencari kebenaran informasi ke perangkat RT/RW, kelurahan ataupun Kecamatan.
“Untuk program paket sembako murah dari pemerintah belum turun lagi. Yang kemarin itu tak jelas asal-usulnya. Penipuan itu, makanya kita dukung polisi untuk usut tuntas,” ujar Ridwan.
Sementara pihak kepolisian Batuaji masih terus memburu Pa, oknum ketua RT di kelurahan Bukit Tempayan yang disebut-sebut sebagai pelaku penyebar kupon fiktif tadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penipuan kupon paket sembako murah ini terkuak atas laporan dari Oktavila, warga Kampung Cunting kelurahan Tanjunguncang, Minggu (27/2). Kepada polisi pelapor mengaku telah menyetor sejumlah uang kepada Pa yang berdalih menjual kupon paket sembako murah beberapa hari sebelumnya.
Beberapa hari menanti, tetapi paket sembako murah tersebut tak kunjung tiba. Pelapor mencoba mendatangi rumah Pa namun Pa dan keluarga sudah tak berada di rumahnya.
Dari aduan tersebut polisi melakukan penyelidikan dan belakangan diketahui sudah banyak warga yang menjadi korban penipuan serupa. Pelaku diduga telah mengumpulkan yang bernilai ratusan juta dari masyarakat yang diiming-iming paket sembako murah tadi. (*)
Reporter : Eusebius Sara

