Kamis, 16 April 2026

Berlantai Lima, Pasar Induk Batam Bisa Jadi Minatur Indonesia

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wamendag saat berkunjung ke lokasi Pasar Induk Batam di Jodoh.

batampos – Dalam waktu dekat, Pasar Induk Batam di Jodoh akan kembali dibangun. Pasar yang direncanakan berlantai lima ini pun disebut-sebut bisa menjadi salah satu miniatur Indonesia.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga saat meninjau langsung lokasi Pasar Induk Batam di Jodoh. Menurutnya, Pasar Induk memiliki lokasi yang sangat strategis dan luas. Apalagi letaknya tak jauh dari pinggir pantai, yang dipastikan menambah estetika bangunan pasar induk jika selesai dibangun.

“Kalau sudah jadi, saya yakin pasar induk ini bisa jadi miniatur Indonesia. Karena letaknya sangat strategis dekat dengan laut,” ujar Jerry disela kunjungannya, Sabtu (26/2).

Tak hanya memuji lokasi tersebut. Ia yakin Pasar Induk nantinya bisa menjadi “Double fungsi”. Yakni tak hanya menjadi pusat perdagangan besar di Batam, namun juga bisa menjadi lokasi wisata.

“Saya yakin, pasar induk ini bisa menarik wisatawan cum menjadi rekreasi,” imbuhnya.

Karena itu, ia berjanji akan memberi perhatiaan khusus untuk pembangunan pasar tersebut. Bahkan, ia juga mengusulkan nantinya pasar Induk itu harus dilengkapi jaringan internet, serta semua harga bisa terpantau di dalam layar yang disediakan di pasar.

“Nantu, jaringan internet dibangun. Kami di Kementerian Perdagangan juga fokus dengan digitalisasi pasar,” kata Jerry.

Selain kagum dengan lokasi Pasar Induk, Jerry juga mengapresiasi ketersediaan bahan pangan di Kota Batam. Apalagi, mendapat informasi tak ada kelangkaan minyak goreng seperti kota-kota yang lain.

“Disaat minyak goreng langka di Kota lain, ternyata Kota Batam aman-aman saja. Hal itu pastinya tak lepas dari peran aktif Pemerintah setempat. Apalagi sempat saya dengar, adanya pasar minyak goreng murah harga Rp 10 ribu per liter,” ungkapnya.

Ia juga memuji konsep Pasar TPID 3 Kota Batam di Tanjungpiayu. Yang mana konsep pasar itu lebih tertata rapi seperti layaknya minimarket, sehingga jauh dari kata kotor.

“Pasar ini bisa menjadi contoh untuk pasar-pasar di daerah lain. Apalagi tujuan pasar TPID dibangun sebagai pengendali harga -harga di pasaran,” ujar Jerry.

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina juga mendukung penuh Pasar Induk segera dibangun. Ia juga sependapat dengan Wamendag, jika pasar Induk bisa memiliki berbagai fungsi, diantaranya untuk perdagangan dan pariwisata

“Kami mendukung Pasar Induk segera dibangun. Apalagi Pasar Induk sudah memiliki desain,” ujar Marlin.

Sementara, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau berterimakasih atas kunjungan Wamendag Jerry ke Batam. Sehingga bisa melihat langsung apa yang telah dibangun dan akan dibangun di Kota Batam.

“Dukungan dan ide-ide dari Pak Wamendag Jerry tentunya adalah masukan yang membangun. Apalagi dukungan dari beliau dan Buk Marlin untuk percepatan pembangunan pasar Induk,” tegas Gustian.

Dikatakan Gustian, Wamendag sendiri sudah melihat desain pasar induk dan merasa kagum. Ia pun berjanji akan membantu disegerakannya anggaran untuk pembangunan pasar Induk.

“Wamen mendukung agar pasar Induk segera dibangun, anggaran juga nanti bisa menggunakan APBNP, sehingga tahun 2023 sudah bisa dibangun, ” terangnya.

Menurut dia, pada tanggal 5 maret mendatang pihaknya akan melakukan proses lelang besi tua bekas bangunan pasa induk. “Tanggal 5 insyallah akan ada proses lelang besi tua,” pungkasnya. (*)

Reporter : Yashinta

UPDATE