Kamis, 23 April 2026

BMKG Prediksi Hujan Kembali Guyur Batam Besok

Berita Terkait

Cuaca mendung disertai hujan terlihat di kawasan Batamcenter dan sekitarnya, Minggu (2/1). Batam diprediksi akan diguyur hujan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprediksi hujan akan turun di Batam, Senin (6/2). Intensitas hujan di Batam diprediksi akan meningkat.

Jika dibandingkan dengan Februari tahun lalu atau tahun-tahun sebelumnya. BMKG menyebut Februari 2022 ini cukup basah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor.

“Adanya daerah pola onfluensi angin di Kepri, sehingga menyebabkan penumpukan udara serta didukung dengan kelembaban udara lapisan atas yang relatif tinggi menyebabkan potensi pertumbuhan awan-awan hujan meningkat,” kata Prakirwaan Stamet Hang Nadim, Nizam Mawardi, Minggu (6/2).

Ia menjelaskan konfluensi adalah pertemuan angin dari berbagai arah, menuju ke suatu tempat. Daerah konfluensi angin ini terdapat dekat Batam dan Tanjungpinang. Sehingga hal inilah menjadi salah satu penyebab tingginya potensi hujan di Batam.

Jika dibandingkan Februari tahun lalu, Nizam mengatakan angin yang berhembus di Februari 2022 ini cukup lambat mendukung pembentukan awan-awan hujan.

“Tahun lalu itu angin cukup kencang, sehingga udaranya sedikit kering. Potensi hujannya rendah, sedang saat ini potensi hujannya meningkat. Apalagi ditambah faktor kelembaban yang tinggi,” tuturnya.

Potensi hujan ini diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. “Intensitasnya mulai dari ringan hingga sedang,” tuturnya.

Ia juga memperingatkan masyarakat yang beraktivitas di laut, untuk mewaspadai gelombang tinggi. Ia mengatakan untuk wilayah Bintan, gelombang setinggi 2 meter, lalu di wilayah Anambas gelombang setinggi 3 meter.

“Gelombang paling tinggi itu di Natuna, 5 meter. Masyarakat sebaiknya waspada dan berhati-hati,” tuturnya.

Dari data BMKG gelombang di atas 1,25 meter, dapat beresiko tinggi terhadap perahu nelayan. Lalu gelombang setinggi 1,5 meter, berdampak terhadap kapal tongkang. Gelombang setinggi 2,5 meter berdampak ke kapal ferry. Gelombang di atas 4 meter berdampak ke kapal kargo atau pesiar. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

UPDATE