Kamis, 30 April 2026

BP Batam Bangun Terminal Kargo dan Landasan Pacu

Selesaikan Infrastruktur Sebelum Konsorsium Ambil Alih

Berita Terkait

Aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim belum lama ini. F. Peri

batampos – Sebelum groundbreaking digelar tahun depan, Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki tanggungjawab pengembangan infrastruktur Bandara Hang Nadim, sebelum Konsorsium Angkasa Pura I, Incheon dan Wika ambil alih.

Hal tersebut diungkapkan Kasubdit Pembangunan Kepelabuhanan dan Bandara, Boy Zasmita. “Tanggung jawab BP Batam itu termasuk dalam perjanjian konsesi yakni membangun terminal kargo dan overlay landasan pacu bandara,” katanya baru-baru ini.

Menurut perjanjian konsesi, BP Batam harus menyelesaikan kedua proyek ini sebelum groundbreaking tahun depan. “Anggarannya lebih dari Rp 100 miliar. Ini dibuat agar bandara kita lebih internasional dan lebih bagus tentunya,” ungkapnya lagi.

Proyek pembangunan terminal kargo akan membuat jalur baru, dimana BP Batam akan membangun gedung baru di ujung jalur tersebut. Sementara gedung lama nanti, tidak akan difungsikan lagi, dan akan menjadi terminal penumpang kedua, yang nanti akan dibangun konsorsium.

“Sementara overlay landasan ini untuk penebalan landasan, agar pesawat triple seven bisa mendarat di Hang Nadim,” ucapnya.

Dalam pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam, anggota Konsorsium Angkasa Pura I memiliki perannya masing-masing. Sebagai pemimpin konsorsium, Angkasa Pura I akan bertanggung jawab dalam hal manajemen operasional dan komersial secara umum.

Sementara itu, Incheon memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam hal pemasaran dan strategi pengembangan bandara secara umum.

Sedangkan WIKA selaku BUMN bidang konstruksi yang terintegrasi dengan industri pendukungnya memiliki tanggung jawab dalam hal manajemen infrastruktur bandara. (*)

Reporter : Rifki Setiawan

UPDATE