
Revitalisasi Underpass Pelita terus dikebut. BP Batam menargetkan proyek peningkatan infrastruktur dan estetika kawasan tersebut selesai pada akhir Juli 2026 guna memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melanjutkan proses revitalisasi Underpass Pelita sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur, keselamatan, kenyamanan, serta mempercantik wajah kawasan perkotaan di Kota Batam.
Program peremajaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, yang menjadikan peningkatan kualitas infrastruktur publik sebagai salah satu prioritas pelayanan kepada masyarakat.
Revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembaruan fisik bangunan, tetapi juga bertujuan menghadirkan fasilitas publik yang lebih aman, nyaman, fungsional, dan memiliki nilai estetika sebagai representasi perkembangan Kota Batam.
Sejumlah Pekerjaan Utama Telah Rampung
BP Batam menyebut sejumlah pekerjaan utama dalam proyek revitalisasi telah selesai dikerjakan. Saat ini, pekerjaan memasuki tahap penyempurnaan untuk memastikan seluruh fasilitas dapat berfungsi secara optimal.
Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan proses peremajaan dilakukan dengan tetap mempertahankan struktur utama underpass agar kekuatan konstruksi bangunan tidak terganggu.
“Kami berusaha untuk tidak menyentuh struktur utama underpass agar tidak memengaruhi kekuatannya, sehingga kami menghindari pengeboran pada bagian atap underpass,” ujar Mouris.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembuatan penutup drainase serta pemasangan struktur penguat lightbox agar lebih kokoh, stabil, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.
CCTV Dipasang untuk Tingkatkan Keamanan
Sebagai bagian dari peningkatan keamanan fasilitas publik, BP Batam juga telah memasang sejumlah kamera pengawas (CCTV) di kawasan Underpass Pelita.
Pemasangan CCTV bertujuan mendukung pengawasan kawasan sekaligus mencegah aksi vandalisme maupun pencurian komponen infrastruktur yang dapat merusak fasilitas umum.
Dengan sistem pengawasan tersebut, BP Batam berharap fasilitas yang telah dibangun dapat terjaga dengan baik dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.
Ditargetkan Selesai Akhir Juli 2026
Mouris menambahkan proses revitalisasi Underpass Pelita ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026. Setelah seluruh pekerjaan rampung, fasilitas tersebut diharapkan dapat berfungsi secara maksimal untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
BP Batam juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun agar tetap bersih, aman, dan terhindar dari tindakan vandalisme.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, infrastruktur yang telah direvitalisasi diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya Kota Batam yang lebih modern, nyaman, dan tertata. (*)

