
batampos – Ancaman maraknya kembali aksi balap liar di wilayah Sekupang direspons cepat jajaran Polsek Sekupang, Polresta Barelang. Tak ingin kejadian serupa terulang, polisi kini gencar turun langsung ke sekolah-sekolah untuk mengedukasi pelajar sebagai langkah pencegahan dini, Selasa (14/4).
Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran munculnya kembali aktivitas balap liar yang sebelumnya sempat meresahkan warga, terutama pada malam hingga dini hari. Selain mengganggu ketertiban umum, aksi tersebut juga berisiko tinggi memicu kecelakaan fatal.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait menegaskan bahwa pendekatan preventif menjadi kunci utama untuk menekan potensi tersebut, dengan menyasar langsung kalangan remaja yang rentan terlibat.
“Balap liar bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga menyangkut keselamatan jiwa. Karena itu, kami fokus melakukan pencegahan dengan memberikan pemahaman sejak dini kepada para pelajar,” ujarnya.
Melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas, edukasi dilakukan secara masif di berbagai sekolah. Di SMAN 24 Tanjung Riau, Aiptu Andi Wahyudi mengingatkan siswa agar tidak tergoda ikut balap liar serta lebih bijak dalam menggunakan kendaraan bermotor.
Hal serupa dilakukan di SMP Negeri 25 Tiban Indah oleh Aiptu Nanda Suhanda. Para siswa diingatkan untuk tidak mengendarai kendaraan jika belum cukup umur dan belum memiliki SIM, karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Di SMPN 56 Tiban Lama, Aipda Boy Saputra Panggabean bersama Aipda Fajri juga menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas serta menjauhi aktivitas negatif di jalan raya.
Tak hanya di sekolah, edukasi juga menyasar lingkungan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Sungai Harapan, Aiptu Syefriadi, memberikan penyuluhan kepada pelajar Qur’an Centre di Masjid At Taqwa Rusunawa Pemko Batam. Ia menegaskan pentingnya penggunaan helm, larangan knalpot brong, serta tidak berkendara tanpa SIM.
Selain fokus pada balap liar, polisi juga menyisipkan imbauan kamtibmas lainnya, seperti antisipasi kejahatan C3, bijak bermedia sosial, dan kewaspadaan terhadap penipuan online.
Polisi berharap, melalui edukasi yang intensif ini, kesadaran para pelajar semakin meningkat sehingga tidak mudah terpengaruh untuk terlibat dalam aksi balap liar.
“Kami ingin membentengi generasi muda dari aktivitas berbahaya. Dengan pendekatan persuasif dan edukatif, kami optimistis potensi balap liar bisa ditekan,” tambah Hippal.
Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan segera melaporkan jika menemukan indikasi balap liar atau gangguan kamtibmas melalui Call Center 110 atau Polsek Sekupang.
Dengan langkah preventif yang terus digencarkan, Polsek Sekupang berharap wilayahnya tetap aman, tertib, dan terbebas dari aksi balap liar yang meresahkan.(*)



