Minggu, 19 April 2026

Letkol Pnb Hendro Pamit, Letkol Pnb Indra Alexander Yosef Lessy Resmi Pimpin Lanud Hang Nadim

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyerahkan cenderamata kepada Komandan Lanud Hang Nadim beserta istri dalam acara pisah sambut di Wyndham Panbil. F.M. Sya’ban/Batam Pos

batampos – Suasana hangat dan penuh penghormatan mewarnai acara pisah sambut Komandan Pangkalan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim Batam yang digelar di Wyndham Panbil, pada Senin (13/4) sore.

‎Acara tersebut dihadiri langsung Wali Kota Batam Ex Officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tamu undangan TNI-Polri

‎Dalam momentum itu, jabatan Komandan Lanud Hang Nadim resmi diserahterimakan dari Letkol Pnb Hendro Sukamdani kepada penggantinya, Letkol Pnb Indra Alexander Yosef Lessy. Pergantian ini menjadi tonggak kepemimpinan ke enam di Lanud Hang Nadim Batam.

‎Hendro Sukamdani menyampaikan kesan mendalam selama menjalankan tugas kurang lebih 11 bulan sejak Mei 2025. Ia mengaku mendapat pengalaman berharga, terutama dalam membangun sinergi lintas sektor di Kota Bandar Dunia Madani ini.

‎Menurutnya, masa pengabdiannya tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah, yang memungkinkan berbagai program dan kontribusi dapat diwujudkan.

‎“Selama menjabat, saya merasakan kesempatan yang luar biasa dalam membangun sinergitas organisasi, seluruh elemen masyarakat, dan pengabdian untuk Kota Batam,” ujarnya.

‎Dalam kesempatan itu, Hendro juga memaparkan sejumlah capaian yang berhasil direalisasikan selama masa kepemimpinannya.

‎Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan Monumen Ksatria Hang Nadim di Mako Lanud, yang disebutnya sebagai simbol perjuangan sekaligus bentuk penghargaan terhadap sejarah Melayu dan masyarakat Batam.

‎“Yang pertama, berdirinya monumen Hang Nadim, simbol perjuangan yang wajib ditanamkan prajurit. Simbol penghargaan terhadap sejarah Melayu dan masyarakat Batam,” katanya.

‎Selain itu, revitalisasi Taman Raja Melayu di kawasan Lanud Hang Nadim juga menjadi salah satu program unggulan. Taman tersebut kini dilengkapi dengan lanskap modern, air mancur, serta penataan lingkungan yang lebih estetis.

‎Tak hanya sebagai ruang terbuka, taman ini juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan nasional. “Jadi peresmian taman itu didatangi oleh pejabat daerah maupun nasional yang hadir pada saat itu,” jelasnya.

‎Program lainnya adalah pelestarian tradisi keagamaan di Masjid Haram Pantai Caman, Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, yang telah berlangsung secara turun-temurun.

‎Yang tentu tidak kalah menarik, Hendro juga menyoroti partisipasi Lanud Hang Nadim dalam perayaan Hari Jadi Batam (HJB) ke-196, yang ditandai dengan atraksi udara dua pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dalam kegiatan Batam Solidarity Air Show.

‎“Event ini merupakan dukungan sebagai kota pariwisata dan toleransi yang tinggi,” ujar dia

‎Capaian lain yang tak kalah penting juga adalah penyelesaian pembangunan Masjid Bintang Alun Angkasa, yang telah dibangun selama enam tahun lamanya.

‎“Masjid ini sudah menjadi ikon religi baru di Kota Maju ini. Selesai itu, pembangunan masjid ini merupakan simbol dukungan Batam sebagai Bandar Dunia Madani, tujuan Batam sebagai pariwisata religi,” jelas dia.

‎Ia menambahkan, masjid tersebut juga menjadi simbol kebhinekaan, karena dibangun dari kontribusi berbagai pihak lintas suku dan agama, sekaligus sebagai sarana pembentukan karakter moral prajurit dan masyarakat.

‎“Karena bangsa yang maju dibutuhkan karakter bangsa yang baik,” tambahnya.

‎Hendro menegaskan, seluruh capaian tersebut tidak akan terwujud tanpa adanya kolaborasi, solidaritas, serta semangat gotong royong dari berbagai pihak.

‎“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas dukungan dan perhatian yang ikhlas kepada kami,” ucapnya.

‎Di akhir sambutannya, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kekurangan maupun kesalahan.

‎Ia berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, Lanud Hang Nadim Batam dapat terus menjadi pilar pertahanan udara sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah.

‎“Kami mohon kepada seluruh tamu yang hadir untuk mendukung Komandan Lanud Hang Nadim yang baru ini,” pesan dia.(*)

ReporterM. Sya’ban

UPDATE