Senin, 13 Juli 2026

Dapur MBG Batam Kini Kejar Sertifikasi Halal

Berita Terkait

Seorang guru membagikan Makanan Bergizi Gratis (MBG), kepada murid SDN 010 Batam Kota, Kamis (26/2). Dapur MBG di Batam kini mengejar sertifikat halal. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam kini berfokus memenuhi tahapan berikutnya dalam standar operasional, yakni memperoleh sertifikasi halal. Upaya ini dilakukan setelah sebagian dapur lebih dulu mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batam, Defri Frenaldi, mengatakan sertifikasi halal merupakan persyaratan yang wajib dipenuhi setiap dapur MBG. Namun, proses penerbitannya masih berjalan karena harus melalui sejumlah tahapan administrasi dan pelatihan.

“Halal sudah menjadi prasyarat, namun sampai saat ini memang belum ada dapur yang memperoleh sertifikat halal. Prosesnya masih berjalan karena membutuhkan waktu,” ujar Defri, Senin (13/7).

Baca Juga: 5 Gehu Pedas Enak di Batam, Murah dan Bikin Ketagihan

Menurutnya, sebelum memperoleh sertifikat halal, setiap pengelola dapur wajib mengikuti pelatihan penyelia halal serta melengkapi dokumen administrasi yang dipersyaratkan. Sertifikasi tersebut diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dengan pendampingan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI.

“Pengelola harus mengikuti pelatihan penyelia halal terlebih dahulu, kemudian memenuhi seluruh persyaratan administrasi. Karena itu prosesnya memang cukup panjang,” katanya.

Defri menjelaskan, pemenuhan standar dapur MBG dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dilanjutkan dengan sertifikasi halal, kemudian pemenuhan standar Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) sebagai sistem pengendalian keamanan pangan.

“Jadi tahapannya dimulai dari SLHS, kemudian sertifikasi halal, baru HACCP,” jelasnya.

Baca Juga: DPRD Batam Dukung Pelibatan RT/RW untuk Sosialisasikan Pajak Kendaraan

Saat ini terdapat 139 dapur SPPG yang beroperasi di Batam. Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 dapur telah mengantongi SLHS, sementara sisanya masih dalam proses pemenuhan persyaratan.

Meski sekolah masih memasuki masa libur, Defri memastikan pengurusan sertifikasi tetap dilakukan agar seluruh dapur memenuhi standar yang ditetapkan sebelum layanan MBG kembali berjalan optimal.

Program MBG di Batam saat ini telah menjangkau 324.479 penerima manfaat. Jumlah tersebut terdiri atas 257.421 pelajar, 51.030 penerima manfaat kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta 17.399 guru sekolah. (*)

UPDATE

Play sound