Rabu, 6 Mei 2026

DPRD Kepri Desak bright PLN Batam Nyalakan Pembangkit Cadangan

Berita Terkait

batampos-Mantan Legislator DPRD Kota Batam, Irwansyah yang saat ini duduk sebagai Wakil Rakyat di DPRD Kepri mendesak bright PLN Batam menyalakan pembangkit cadangan yang tersedia. Karena anak perusahaan PLN tersebut masih memiliki beberapa pembangkit cadangan di Sekupang, Batu Ampar.

Legislator Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah mengkuti rapat kerja bersama komisi III DPRD Kepri membas sejumlah persoalan terkait infrastruktur dan pembangunan di Kepri. Foto Humas DPRD
Kepri

“Informasi yang kita terima, kerusakan yang terjadi menyebabkan daya mampu perusahaan ini berkurang 10 mega watt. Dibeberapa kesempatan ketika terjadi pemadaman, bright PLN Batam menyatakan akan menyalakan pembangkit cadangan untuk memberikan pelayanan listrik kepada masyarakat,” ujar Irwansyah, Minggu (13/3).

BACA JUGA: Tolak Pembangunan SUTT, Warga Demo ke Kantor bright PLN Batam

Ditegaskannya, bright PLN Batam juga berkewajiban untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang kerusakan yang terjadi. Kemudian berapa lama waktu perbaikannya. Begitu juga rencana pemeliharaan terhadap pembangkit yang akan dilakukan.

Menurutnya, didalam Perda ada mengatur tentang SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) yang merupakan perhitungan indeks jumlah rata-rata gangguan selama satu tahun dan SAIDI (System Average Interruption Duration Index) yang merupakan indeks durasi rata- rata gangguan sistem selama satu tahun.

“Namun ada durasinya berapa kali dalam sebulan atau setahun. Jika sudah tidak sesuai itu, maka harus ada kompensasi yang diterima masyarakat. Apalah pemadaman terjadi, tidak masuk dalam jadwal yang ditentukan PLN,” jelasnya.

Seperti diketahui, sejak awal Maret ini sebagian wilayah di Batam mengalami pemadaman listrik dengan durasi 2 hingga 3 jam.Vice President of Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean, mengatakan, saat ini, beberapa daerah di Pulau Batam dan sekitarnya sedang dilakukan manajemen beban, akibat gangguan di salah satu unit pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) Mitra Energi Batam (MEB) di Panaran.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa pemadaman listrik yang terjadi di Batam dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir,”kata Bukti, Jumat (11/3) lalu. (*)

Reporter: Jailani

UPDATE