
batampos.co.id – Adanya larangan untuk tidak cuti dan imbauan untuk tetap di Batam, membuat sejumlah hotel mulai padat dipesan warga yang ingin menghabiskan libur natal dan tahun baru.
Sejumlah hotel juga sudah mulai terisi dan penuh menjelang malam pergantian tahun. Kendati demikian masyarakat masih menunggu event yang akan mereka nikmati ketika berada di hotel.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan pilihan untuk Staycation memang mulai diminati sejak pandemi terjadi. Adanya pembatasan untuk keluar kota, membuat masyarakat memilih menghabiskan waktu di hotel bersama keluarga.
“Memang sejumlah hotel sudah mulai dipesan. Ini pilihan agar tetap bisa berakhir tahun dengan aman, dan nyaman pastinya,” kata dia, Jumat (10/12).
Mengenai event akhir tahun di hotel, Ardi menyebutkan masih menunggu surat edaran dari Wali Kota Batam. Meskipun PPKM level 3 sudah dibatalkan, sektor wisata diminta tetap bisa menjaga Protkes dalam pengendalian penyebaran virus Covid-19.
“Event merupakan salah satu upaya dalam menarik masyarakat untuk menginap di hotel. Tapi kami dari sektor wisata juga masih menunggu arahan, terkait boleh atau tidaknya event digelar,” ujarnya.
Ardi mengatakan berdasarkan pengalaman tahun lalu, event tetap bisa digelar meskipun dengan penerapan protkes yang ketat. Hasilnya tahun lalu tidak ada kasus, karena sektor wisata ini sangat patuh.
“Kalau untuk event besar yang tingkat kota memang tidak ada. Tapi kalau hotel ada tahun lalu. Untuk saat ini informasi belum ada yang kami terima baik dari hotel, atau resort dan lainnya,” terang Ardi.
Mantan Kabag Humas ini mengaku akan mendukung program pemulihan sektor wisata. Untuk itu, perlu penerapan Protkes yang ketat. Selain soal event, promo yang digelar di hotel cukup menarik bagi wisatawan lokal saat ini.
“Kalau dua tahun lalu full oleh wisman, sekarang ini kita sangat bergantung dari wisnus dan lokal. Semoga akhir tahun ini sektor wisata bisa cerah, meskipun dengan pengetatan,” tutupnya. (*)
Reporter : YULITAVIA



