
batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kota Batam sepanjang Oktober 2021 sebanyak 158 kunjungan.
Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 63,59 persen dibandingkan pada bulan yang tahun sebelumnya yakni 434 orang wisman.
Namun, bila dibandingkan bulan sebelumnya, sedikit mengalami peningkatan. Dimana, pada September ada sebanyak 144 kunjungan wisman ke Batam.
Kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto, mengatakan, secara kumulatif Januari-Oktober 2021, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam mencapai 2.104 kunjungan atau turun 99,29 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kondisi ini sebagai akibat masih merebaknya wabah Covid-19 yang berdampak pada industri pariwisata Kota Batam.
”Penurunan kunjungan wisman ini terjadi di semua pintu masuk yang ada diKota Batam yaitu Pelabuhan Feri Batam Center, Bandara Udara Hang Nadim, dan Pelabuhan Feri Harbour Bay,” ujarnya, Minggu (5/12/2021).
Disebut Rahmad, wisman yang berkunjung ke Batam masih didominasi dari Singapura, yakni sebanyak 45 kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 33 kunjungan.
Wisman berkebangsaan Filipina sebanyak dua kunjungan, dan wisman berkebangsaan Tiongkok, Inggris, India, serta Prancis masing-masing sebanyak 1 kunjungan.
Dari 10 negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Batam, tercatat wisman berkebangsaan Singapura, Malaysia, Filipina, India, dan Prancis mengalami kenaikan jumlah kunjungan pada Oktober 2021 jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Wisman berkebangsaan Singapura merupakan wisman yang paling banyak berkunjung ke Batam pada periode Januari hingga Oktober 2021.
Wisman berkebangsaan Singapura ini mendominasi sebesar 13,69 persen dari total seluruh kunjungan wisman yang masuk ke Batam.
”Selama bulan Januari sampai dengan Oktober 2021, kunjungan wisman Singapura tercatat 288 kunjungan. Jumlah kunjungan terbanyak yang kedua adalah wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 136 kunjungan atau 6,46 persen dari total kunjungan wisman ke Kota Batam selama Januari-Oktober 2021,” jelas Rahmad.
Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Oktober 2021 mencapai rata-rata 30,71 persen atau naik 6,74 persen poin dibandingkan dengan TPK September 2021 yakni sebesar 23,97 persen.
Jika dibandingkan dengan Oktober tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri naik sebesar 9,12 persen poin dimana TPK Oktober 2020 yaitu sebesar 21,59 persen.
Pada Oktober 2021, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri lebih rendah 14,91 persen poin dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional.
”Dimana rata-rata TPK nasional sebesar 45,62 persen,” tutur Rahmad.
Selanjutnya, bila dilihat menurut klasifikasinya, TPK hotel berbintang lima pada Oktober 2021 mencapai 43,83 persen dan merupakan TPK tertinggi pada Oktober 2021.
Sedangkan TPK terendah pada Oktober 2021 yaitu hotel bintang 1 hanya sebesar 5,73 persen.
Reporter: Rengga Yuliandra

