Kamis, 23 Juli 2026

Harga Bahan Pokok di Batam Masih Stabil

Berita Terkait

Warga saat membeli sayuran dan kebutuhan lainnya di Pasar Muatafa Batam kota, Minggu. F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga sebagian besar kebutuhan pokok di Kota Batam masih terpantau stabil setelah masa libur sekolah berakhir. Meski demikian, harga ayam potong segar mulai mengalami kenaikan akibat meningkatnya permintaan masyarakat dan penyesuaian harga dari peternak.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto, mengatakan secara umum pasokan bahan pangan masih mencukupi dan belum terjadi lonjakan harga yang signifikan di pasar.

“Secara umum kondisi harga dan pasokan kebutuhan pokok masih terkendali. Sampai sekarang belum ada laporan kenaikan harga yang berarti ataupun keluhan dari masyarakat,” ujar Aryanto, Rabu (22/7).

Menurutnya, aktivitas masyarakat yang kembali normal, termasuk berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG), belum memberikan dampak berarti terhadap harga kebutuhan pokok.

Ayam Beku Stabil, Ayam Segar Mulai Naik

Aryanto menjelaskan harga ayam beku masih relatif stabil karena stok dari distributor mencukupi. Namun, kondisi berbeda terjadi pada ayam potong segar yang mulai mengalami kenaikan harga.

“Untuk ayam beku, stok dan harganya masih relatif aman. Sementara ayam segar memang mengalami pergerakan harga yang dipengaruhi pasokan dan meningkatnya permintaan,” katanya.

Berdasarkan pantauan di Pasar Botania, harga ayam potong segar yang sebelumnya berada di bawah Rp40 ribu per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp45 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang ayam di Pasar Botania, Edi, mengatakan kenaikan harga terjadi dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya aktivitas masyarakat setelah liburan sekolah.

“Beberapa hari terakhir memang ada kenaikan. Permintaan mulai meningkat setelah liburan sekolah berakhir, sementara harga dari peternak juga naik. Jadi, harga jual di pasar ikut menyesuaikan,” ujarnya.

Menurut Edi, harga ayam segar masih berpotensi berubah mengikuti kondisi pasokan dari peternak dan tingkat permintaan di pasar.

Minyakita Masih Terbatas

Selain ayam, Aryanto juga menyoroti ketersediaan minyak goreng. Ia menyebut stok minyak goreng premium masih aman dengan harga yang relatif stabil.

Namun, untuk Minyakita, pasokan masih terbatas di sejumlah titik penjualan di Batam.

“Minyakita memang stoknya masih terbatas, tetapi belum ada kenaikan harga. Untuk minyak goreng premium, ketersediaannya masih aman dan mudah ditemukan di pasaran,” jelasnya.

Meski stok Minyakita belum merata, Aryanto memastikan kondisi tersebut belum memengaruhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku.

Harga Telur Masih Aman

Sementara itu, harga telur ayam juga masih stabil. Asosiasi Distributor Bahan Pokok Batam mengaku belum menerima laporan mengenai kenaikan harga maupun gangguan pasokan.

“Untuk telur juga masih aman dan terkendali. Sampai saat ini belum ada keluhan dari masyarakat mengenai harga maupun ketersediaannya,” tuturnya.

Disperindag Akan Pantau Perkembangan Harga

Untuk mengantisipasi potensi perubahan harga, Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam.

Koordinasi tersebut dilakukan guna memantau perkembangan harga serta memastikan distribusi bahan pangan tetap berjalan lancar.

“Kami akan segera melakukan rapat bersama Disperindag untuk memantau perkembangan harga dan pasokan. Untuk sementara ini, kondisi masih aman dan belum ada kenaikan yang perlu dikhawatirkan,” kata Aryanto.

Sejauh ini, mayoritas komoditas pangan strategis di Batam masih berada dalam kondisi stabil. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap mengikuti perkembangan harga, terutama untuk komoditas ayam segar yang mulai menunjukkan tren kenaikan akibat meningkatnya permintaan pasar. (*)

ReporterYashinta

UPDATE