
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, tidak dapat berbuat banyak terkait naiknya harga minyak goreng di pasaran.
Ia mengatakan, hal tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat.
”Kalau mahal ya mau bagaimana lagi. Tapi saya tetap berharap pemerintah pusat bisa melanjutkan program subsidi, agar masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, memastikan harga minyak goreng produksi di Batam akan lebih murah dibanding minyak goreng kemasan luar.
Permintaan itu telah ia sampaikan ke perusahaan minyak goreng di Kabil yakni PT Son agar bisa menjual minyak goreng di bawah harga pasaran.
”Saya sudah minta agar minyak goreng lokal seperti Hayat atau Son bisa lebih murah dibanding kemasan lainnya. Perusahaan minyak tersebut juga telah menyetujui dan saat ini tengah berkoodinasi dengan Kementerian di Jakarta,” ujar Gustian.
Dikatakan Gustian, minyak goreng Hayat nantinya akan dijual berkisar Rp 17-18 ribu per liter. Bahkan, untuk harga kemasan 2 liter, diperkirakan akan lebih murah.
”Mudah-mudahan ini bisa terealisasi, saya tak ingin masyarakat Batam panik dengan harga minyak goreng yang naik drastis. Kasihan juga masyarakat, kondisi ekonomi mereka masih belum pulih,” ungkap Gustian.
Disinggung terkait stok minyak goreng yang kosong dan harga yang melejit, menurut Gustian kekosongan terjadi karena panic buying.
Sedangkan, harga naik drastis karena sudah ada surat edaran resmi terkait harga minyak goreng.
”Jadi sepertinya kosong karena di borong kaum ibu-ibu. Dan harga tinggi tak bisa kami kendalikan, karena surat edaran resmi Nomor 11 Tahun 2022 sudah keluar, jadi kami tak bisa meminta menahan harga tak naik lagi,” imbuh Gustian.
Menurut dia, kondisi kosongnya minyak goreng diperkirakan akan normal kembali hari ini. Sebab, untuk stok minyak goreng di Batam aman.
”Stok aman, jadi kekosongan itu diperkirakan hanya sesaat,” ujarnya.
Di sisi lain, Gustian juga menjelaskan isi surat edaran tentang harga eceran tertinggi minyak goreng curah yakni Rp 14 per liter.
”Untuk Batam, minyak goreng curah aman,” pungkasnya.(*)
Reporter: Yashinta

