Jumat, 19 Juni 2026

Hari Kedua, Nelayan Pulau Karas yang Hilang Belum Ditemukan

Berita Terkait

Petugas bersama masyarakat mencari nelayan pulau Karas yang hilang. F Istimewa

batampos – Tim gabungan yang terdiri dari warga, Direktorat Polairud Polda Kepri serta tokoh masyarakat setempat terus melakukan pencarian terhadap Jaafar, 50, seorang nelayan asal Kampung Ranga, Kelurahan Karas, Kecamatan Galang, yang dilaporkan hilang di perairan Tanjung Budus.

Memasuki hari kedua pencarian, Jumat (19/6), tim melakukan penyisiran di sejumlah lokasi perairan sekitar Pulau Karas, Pulau Sembur hingga kawasan Penarik, Galang Baru. Pencarian juga dilakukan di sepanjang pesisir pantai untuk memperluas area pencarian korban.

Salah seorang warga yang ikut dalam proses pencarian, Andi, mengatakan hilangnya Jaafar pertama kali diketahui setelah warga menemukan speed boat milik korban mengapung tanpa awak di perairan Tanjung Budus pada Kamis (18/6) sore.

Menurutnya, saat itu beberapa warga yang sedang melintas di sekitar lokasi melihat sebuah speed boat dalam kondisi tidak bertuan. Karena merasa curiga, warga kemudian mendekati dan memeriksa kapal tersebut.

“Awalnya ada warga yang melihat speed boat mengapung sendirian di laut sekitar Tanjung Budus. Setelah diperiksa ternyata itu milik Pak Jaafar. Biasanya beliau melaut sendiri mencari ikan di sekitar perairan Karas,” ujarnya.

Setelah mengetahui kapal tersebut milik Jaafar, warga langsung mencari keberadaan korban di sekitar lokasi penemuan speed boat. Namun upaya pencarian awal yang dilakukan secara mandiri tidak membuahkan hasil.

“Waktu itu kami langsung menyisir di sekitar lokasi kapal ditemukan. Kami panggil-panggil nama korban dan melihat ke beberapa titik di sekitar perairan, tetapi tidak ada tanda-tanda keberadaannya,” katanya.

Karena korban tak kunjung ditemukan, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT dan RW setempat serta pihak Kelurahan Karas. Informasi juga diteruskan kepada BPBD Kota Batam, Polairud Polda Kepri, dan Basarnas untuk meminta bantuan pencarian.

Andi mengatakan sejak malam kejadian hingga hari kedua pencarian, warga terus bergotong royong membantu tim gabungan melakukan penyisiran. Sejumlah nelayan setempat juga turut mengerahkan perahu mereka untuk membantu memperluas area pencarian.

“Sejak kemarin warga tidak tinggal diam. Banyak nelayan ikut membantu mencari menggunakan pompong dan speed boat. Kami berharap Pak Jaafar bisa segera ditemukan. Keluarga juga sangat berharap ada kabar baik dari tim pencarian,” ujarnya.

Jaafar diketahui merupakan warga Kampung Ranga RT 02 RW 04, Kelurahan Karas. Korban memiliki tinggi badan sekitar 165 sentimeter, berambut pendek dan berbadan agak gemuk. Sehari-hari ia bekerja sebagai nelayan di perairan sekitar Karas dan Galang.

“Kami berterima kasih kepada Polairud Polda Kepri, dan semua pihak yang telah membantu pencarian. Kami terus berdoa agar Pak Jaafar segera ditemukan dan keluarga diberi kekuatan menghadapi musibah ini,” kata Andi.

Hingga Jumat sore, proses pencarian masih terus berlangsung dan korban belum ditemukan. Tim gabungan akan melanjutkan operasi pencarian sambil memantau kondisi cuaca dan arus laut di sekitar lokasi kejadian.(*)

UPDATE