
batampos – Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar lomba berbalas pantun di Mega Mall Batamcenter, Minggu (21/6). Kegiatan itu merupakan cara Polda Kepri melestarikan budaya melayu dalam rangka menyemarakan HUT Bhayangkara ke-80.
Tema kegiatan adalah “Polri untuk Masyarakat” sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Sekaligus menghidupkan kembali tradisi berpantun yang telah lama menjadi identitas budaya masyarakat Kepulauan Riau.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Nona Pricillia Ohei, mengatakan lomba tersebut adalah bentuk pendekatan humanis Polri melalui kearifan lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat Melayu.
“Melalui perlombaan berbalas pantun ini, Polda Kepri ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melestarikan budaya Melayu sebagai warisan yang sangat berharga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80, sehingga kehadiran Polri dapat semakin dirasakan dan dicintai oleh masyarakat,” ujarnya.
Perlombaan ini terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya. Peserta yang memiliki minat terhadap seni berpantun dapat mendaftarkan diri melalui tautan yang telah disediakan panitia. Selain menjadi wadah menyalurkan kreativitas, peserta juga berkesempatan meraih hadiah berupa uang pembinaan jutaan rupiah, trofi, serta sertifikat penghargaan.
“Jadi lomba ini bisa diikuti siapa saja, dan gratis. Hadiah jutaan rupiah beserta penghargaan lainnya,” tegas Nona.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan bertanding secara langsung dengan sistem satu lawan satu. Setiap peserta diwajibkan menyampaikan pantun yang kemudian dibalas secara spontan oleh lawannya. Dewan juri akan menilai kemampuan peserta berdasarkan kreativitas, ketepatan tema, serta kepiawaian dalam menyampaikan pantun.
“Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal, seluruh peserta diwajibkan mengenakan busana adat Melayu selama perlombaan berlangsung. Nuansa budaya Melayu diharapkan menjadi ciri khas yang semakin memperkuat semangat pelestarian tradisi di tengah masyarakat,” sebut Nona.
Panitia menyediakan lima pilihan tema yang dapat diangkat peserta, yakni “80 Tahun Bhayangkara Mengabdi untuk Negeri dan Masyarakat Kepri”, “Polri Sahabat Masyarakat, Pelindung Negeri Bunda Tanah Melayu”, “Bersama Polri Menjaga Kamtibmas Kepulauan Riau”, “Budaya Melayu Perekat Persatuan, Polri Pengawal Kebhinekaan”, serta “Generasi Muda Kepri, Cerdas Digital Bersama Polri”.
“Ada lima tema yang disiapkan, setiap peserta bebas mau memilih tema apa saja,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Polda Kepri berharap generasi muda semakin mencintai warisan budaya daerah sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, persaudaraan, dan gotong royong dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kepulauan Riau.
Polda Kepri juga mengundang masyarakat untuk turut menyaksikan dan memeriahkan perlombaan tersebut. Informasi mengenai pendaftaran dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/LombaPantunHUTBhayangkara.(*)

