Rabu, 29 April 2026

Hasil Pemeriksaan WGS, 136 PMI Terpapar Covid-19 Varian Delta dan Alpha

Berita Terkait

Petugas BTKLPP Batam saat memeriksa sampel covid beberapa waktu lalu. F.Dalil Harahap

batampos – Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian (BTKLPP) Batam masih menerima 300 hingga 500 sampel pemeriksaan Covid-19 per hari hingga Selasa (4/1).

Ini adalah sampel dari rombongan Pekerja Migran Indonesia (PMI) baru kembali dari luar negeri. Sampel-sampel ini diperiksa secara teliti agar pandemi Covid-19 baik yang varian ataupun non varian tidak kembali mewabah di tanah air.

Kepala BTKLPP Batam Budi Santosa sebut, pemeriksaan sampel PMI ini meliputi beberapa tahapan mulai dari pemeriksaan sampel swab pertama dan kedua hingga pemeriksaan polymerase chain reaction dengan metode S-gene target failure (SGTF) yang dilakukan di BTKLPP hingga pemeriksaan sistem whole genome sequencing (WGS) untuk mendeteksi varian virus Corona yang dilakukan oleh Litbang kesehatan di Jakarta.

“Untuk omicron masih negatif (belum ada di Kepri). Yang ada baru varian Alpha dan Delta. Alpha ada 10 kasus, Delta 126 kasus. Varian Delta terbanyak. Ini berdasarkan hasil WGS Litbang kesehatan (Kemenkes) di Jakarta, ” tutur Budi.

Dijelaskan Budi, total sampel Covid-19 yang dikumpulkan untuk pemeriksaan SGTF sejak tanggal 14 Desember 2021 lalu sebanyak 244 sampel. Ini adalah sampel PMI yang positif. Setelah itu sampel-sampel ini dikirim lagi ke litbang kesehatan untuk pemeriksaan WGS dan hasilnya sebanyak 126 sampel terdeteksi varian Delta dan 10 sampel terdeteksi varian Alpha. Untuk Omicron belum ada.

“Jadi semua sampel PMI yang dinyatakan positif COVID-19. Kita periksa lagi sampai ke tahap WGS di Litbang kesehatan. Ini sebagai upaya pencegahan agar wabah ini tidak lagi mewabah di tanah air, ” kata Budi. (*)

Reporter : Eusebius Sara

UPDATE