
batampos – Penutupan sementara ruas Jalan Gajah Mada dari arah Simpang Jam atau Laluan Madani menuju Sekupang, tepatnya di tanjakan menuju Hotel Vista, masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Penutupan dilakukan untuk menunggu hasil pengecoran jalan benar-benar kering dan memiliki kekuatan maksimal sebelum kembali dilalui kendaraan.
Perbaikan jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan itu telah dilakukan oleh BP Batam melalui beberapa tahapan, mulai dari pengerasan tanah, pengecoran ulang untuk memperkuat fondasi, hingga pembuatan lereng penahan air agar kerusakan tidak kembali terjadi.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan proses pengecoran ulang mulai dilakukan sejak Jumat (17/4) lalu.
“Setelah pekerjaan tanahnya selesai, mulai Jumat kemarin sudah dilakukan pengecoran jalan kembali, sehingga jalan perlu ditutup sampai menunggu umur beton menjadi kuat untuk dilalui kendaraan. Semoga hari Rabu besok lalu lintas di sana sudah dapat normal kembali,” ujar Ariastuty Sirait, Selasa (21/4) siang.
Hal senada disampaikan Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto. Ia menjelaskan pengecoran jalan telah rampung dilakukan, namun saat ini pihaknya masih menunggu masa pengeringan beton agar hasilnya lebih optimal.
“Jalan itu baru kita cor, dan saat ini masih menunggu coran benar-benar keras. Selama proses ini, jalan kita tutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan melalui flyover Sei Ladi,” kata Mouris Limanto.
Menurut Mouris, penutupan sementara itu penting dilakukan untuk mencegah kerusakan dini pada permukaan jalan, seperti retak atau amblas akibat beton yang belum cukup umur.
Ia mengatakan pembukaan kembali jalan akan dilakukan setelah kondisi cor dinilai benar-benar kuat dan aman untuk dilalui kendaraan.
Selain itu, faktor cuaca juga mempengaruhi proses pengeringan beton. Jika cuaca mendukung dan coran cepat mengeras, jalan diperkirakan dapat dibuka kembali dalam beberapa hari ke depan.
“Rabu besok akan kita cek. Kalau sudah bagus dilalui pengendara, baru kita buka kembali jalannya,” ujar dia.
Selama penutupan berlangsung, pengendara diminta menggunakan jalur alternatif dan tetap berhati-hati karena volume kendaraan di sekitar flyover Sei Ladi diperkirakan meningkat.(*)

