Selasa, 23 Juni 2026

‎Jalan Gajah Mada di Dekat Hotel Vista Kembali Rusak, BP Batam Kaji Ulang Penyebabnya

Berita Terkait

Pengendara melintasi di ruas Jalan Gajah Mada di kawasan Vista, Batam, yang kembali mengembung dan terangkat setelah sebelumnya diperbaiki, Senin (22/6).F. M. Sya’ban/Batam Pos

batampos – Ruas Jalan Gajah Mada dari arah Simpang Jam menuju Sekupang kembali mengalami kerusakan. Jalan yang berada di sekitar kawasan Hotel Vista itu terlihat mengembung dan terangkat di salah satu sisi badan jalan, meski sebelumnya telah menjalani perbaikan.

‎Pantauan di lokasi pada Senin (22/6) siang menunjukkan permukaan aspal di jalur menuju Sekupang mengalami tonjolan cukup signifikan. Kondisi tersebut membuat permukaan jalan tidak lagi rata dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi.

‎Sejumlah pengendara mengaku khawatir kerusakan tersebut dapat memicu kecelakaan lalu lintas apabila tidak segera ditangani.

‎”Kondisinya cukup berbahaya. Kalau pengendara tidak mengetahui ada tonjolan di depan dan melaju kencang, bisa kehilangan kendali,” kata Ruslin sala seorang pengguna jalan yang melintas di lokasi.

‎Kerusakan ini menjadi sorotan karena sebelumnya ruas jalan yang sama telah diperbaiki. Namun dalam beberapa waktu terakhir, permukaan jalan kembali mengalami deformasi atau pengangkatan pada bagian tertentu.

‎Di lapangan, sejumlah warga menduga kerusakan tersebut berkaitan dengan kondisi lereng dan perubahan bentang alam di kawasan perbukitan sekitar Vista.

‎Dugaan itu muncul karena lokasi kerusakan berada tidak jauh dari area yang mengalami pembukaan lahan dalam beberapa tahun terakhir.

‎Meski demikian, penyebab pasti kerusakan belum dapat dipastikan sebelum hasil kajian teknis selesai dilakukan.

‎Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan evaluasi dan kajian ulang bersama konsultan teknis.

‎Menurut dia, langkah tersebut diperlukan karena pekerjaan perbaikan sebelumnya juga dilakukan berdasarkan rekomendasi teknis yang disusun konsultan dan Kementerian Pekerjaan Umum.

‎”Iya, saat ini sedang dilakukan kajian kembali oleh konsultan teknis berdasarkan rekomendasi Kementerian PU. Pekerjaan perbaikan yang kemarin juga dilaksanakan berdasarkan rekomendasi konsultan tersebut,” kata Ariastuty kepada Batam Pos, Senin (22/6).

‎Ia belum dapat memastikan kapan perbaikan lanjutan akan dilakukan karena pemerintah masih menunggu hasil investigasi teknis untuk mengetahui akar persoalan yang menyebabkan jalan kembali rusak.

‎Menurut Ariastuty, hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan metode penanganan yang paling tepat agar kerusakan tidak terus berulang. “Nanti akan kami informasikan setelah hasil kajiannya selesai,” ujar dia.(*)

ReporterM. Sya’ban

UPDATE