Rabu, 15 April 2026

Jalan Tengku Sulung Jadi Empat Lajur, Lelang Ditargetkan Rampung Mei 2026

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengendara roda dua dan empat saat melintasi Jalan Tengku Sulung. Pemko Batam memastikan proyek pelebaran jalan di kawasan padat aktivitas itu akan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Upaya Pemerintah Kota Batam dalam mengurai kepadatan lalu lintas kembali ditunjukkan melalui rencana pelebaran Jalan Tengku Sulung.

Ruas jalan yang menghubungkan kawasan Simpang Cikitsu menuju SMA Negeri 3 Batam itu akan dibangun menjadi empat lajur dua arah.

‎Saat ini, proyek tersebut masih berada dalam tahap proses lelang. Pemerintah menargetkan seluruh tahapan administrasi dapat segera rampung dalam waktu dekat, sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai.

‎Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudy Pandjaitan, menyampaikan bahwa proses lelang masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada Mei mendatang.

‎“Sekarang masih proses lelang. Mudah-mudahan di bulan ini sudah ada pemenangnya,” ujar Rudy, Selasa (14/4) siang.

‎Ia menjelaskan, proyek pelebaran jalan tersebut akan mengubah struktur jalan menjadi dua jalur di masing-masing sisi, sehingga total menjadi empat lajur yang dapat digunakan kendaraan dari dua arah.

‎“Jalan diperlebar dari arah Simpang Cikitsu menuju SMA 3 Kota Batam akan dibangun dua jalur. Masing-masing jalur dua lajur. Jadi dua lajur satu sisi kiri dan kanan, jadi empat lajur,” jelasnya.

‎Menurut Rudy, pembangunan ini menjadi bagian dari program prioritas Pemko Batam dalam meningkatkan konektivitas dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan Batam Kota yang terus berkembang.

‎Ia menambahkan, setelah proses lelang selesai dan pemenang ditetapkan, pekerjaan fisik akan segera dimulai tanpa penundaan.

‎“Tahun ini kita gencarkan. Kalau pemenang lelang sudah ada, pekerjaan akan segera dimulai,” katanya.

‎Sejauh ini, tercatat sudah ada dua peserta yang mengikuti proses lelang tersebut. Seluruh tahapan dilakukan secara terbuka melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah.

‎“Yang ikut lelang sudah sampai dua. Proses lelang dilakukan secara terbuka,” ujarnya.

‎Dengan pelebaran ini, diharapkan kapasitas jalan meningkat signifikan dan mampu mengurangi potensi kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk saat aktivitas sekolah dan perkantoran berlangsung.(*)

batampos – Upaya Pemerintah Kota Batam dalam mengurai kepadatan lalu lintas kembali ditunjukkan melalui rencana pelebaran Jalan Tengku Sulung.

Ruas jalan yang menghubungkan kawasan Simpang Cikitsu menuju SMA Negeri 3 Batam itu akan dibangun menjadi empat lajur dua arah.

‎Saat ini, proyek tersebut masih berada dalam tahap proses lelang. Pemerintah menargetkan seluruh tahapan administrasi dapat segera rampung dalam waktu dekat, sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai.

‎Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudy Pandjaitan, menyampaikan bahwa proses lelang masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada Mei mendatang.

‎“Sekarang masih proses lelang. Mudah-mudahan di bulan ini sudah ada pemenangnya,” ujar Rudy, Selasa (14/4) siang.

‎Ia menjelaskan, proyek pelebaran jalan tersebut akan mengubah struktur jalan menjadi dua jalur di masing-masing sisi, sehingga total menjadi empat lajur yang dapat digunakan kendaraan dari dua arah.

‎“Jalan diperlebar dari arah Simpang Cikitsu menuju SMA 3 Kota Batam akan dibangun dua jalur. Masing-masing jalur dua lajur. Jadi dua lajur satu sisi kiri dan kanan, jadi empat lajur,” jelasnya.

‎Menurut Rudy, pembangunan ini menjadi bagian dari program prioritas Pemko Batam dalam meningkatkan konektivitas dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan Batam Kota yang terus berkembang.

‎Ia menambahkan, setelah proses lelang selesai dan pemenang ditetapkan, pekerjaan fisik akan segera dimulai tanpa penundaan.

‎“Tahun ini kita gencarkan. Kalau pemenang lelang sudah ada, pekerjaan akan segera dimulai,” katanya.

‎Sejauh ini, tercatat sudah ada dua peserta yang mengikuti proses lelang tersebut. Seluruh tahapan dilakukan secara terbuka melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah.

‎“Yang ikut lelang sudah sampai dua. Proses lelang dilakukan secara terbuka,” ujarnya.

‎Dengan pelebaran ini, diharapkan kapasitas jalan meningkat signifikan dan mampu mengurangi potensi kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk saat aktivitas sekolah dan perkantoran berlangsung.(*)

ReporterM. Sya’ban

UPDATE