Senin, 27 April 2026

Kemitraan Strategis BTP–BACT Percepat Modernisasi Pelabuhan Batam

Berita Terkait

Deretan STS Crane berdiri kokoh di Pelabuhan Batu Ampar, bekerja tanpa henti mempercepat proses bongkar muat kargo. Alat ini menjadi kunci meningkatnya produktivitas, memangkas waktu sandar kapal, serta memperkuat peran Pelabuhan Batu Ampar sebagai gerbang logistik utama Batam di jalur perdagangan internasional. F. BACT untuk Batam Pos

batampos – September 2025 lalu, PT Batam Terminal Petikemas (BTP) dan PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) resmi menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat transformasi Terminal Petikemas Batu Ampar. Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam mendorong Batam sebagai pusat logistik regional yang semakin kompetitif.

Didukung penuh BP Batam, kemitraan tersebut membuka babak baru modernisasi pelabuhan. Posisi Batam yang strategis di dekat Selat Malaka—salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia—menjadi modal kuat untuk meningkatkan daya saing dan menarik arus logistik internasional.

Untuk mendongkrak kapasitas dan kualitas operasional terminal, BACT berkomitmen menanamkan investasi awal sebesar USD 85 juta.

Investasi itu mencakup pengadaan dan optimalisasi quay crane serta peralatan lapangan, penataan ulang yard guna meningkatkan kapasitas bongkar muat, implementasi Terminal Operating System (TOS) modern, serta inisiatif elektrifikasi sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan lingkungan.

Langkah ini mencerminkan kepercayaan jangka panjang terhadap potensi Batam dalam menarik investasi serta peningkatan volume kargo, baik transshipment maupun internasional.

Model Single Port Operator Tingkatkan Efisiensi

Sejak Desember 2025, BTP dan BACT menerapkan model Single Port Operator (SPO) di Dermaga Utara Batu Ampar.

Skema ini memberikan dampak positif terhadap percepatan waktu sandar kapal, peningkatan produktivitas crane, serta efisiensi biaya logistik bagi pengguna jasa.

Tren pertumbuhan volume petikemas yang terus menunjukkan angka positif menegaskan peran Batu Ampar sebagai gerbang utama logistik Batam yang kian menguat.

Deretan STS Crane berdiri kokoh di Pelabuhan Batu Ampar, bekerja tanpa henti mempercepat proses bongkar muat kargo. Alat ini menjadi kunci meningkatnya produktivitas, memangkas waktu sandar kapal, serta memperkuat peran Pelabuhan Batu Ampar sebagai gerbang logistik utama Batam di jalur perdagangan internasional. F. BTP untuk Batam Pos

Satu Tahun Kepemimpinan, Kemajuan Nyata

Transformasi Terminal Petikemas Batu Ampar juga ditopang kepemimpinan yang kuat dan arah kebijakan yang jelas dari BP Batam.

Memasuki satu tahun kepemimpinan Amsakar Achmad sebagai Kepala BP Batam dan Li Claudia Chandra sebagai Wakil Kepala BP Batam, sejumlah kemajuan signifikan terlihat, terutama dalam percepatan modernisasi pelabuhan serta peningkatan koordinasi antara regulator dan operator.

BTP dan BACT menyampaikan apresiasi atas satu tahun kepemimpinan tersebut. Dalam waktu relatif singkat, kepastian kebijakan dinilai semakin kuat, kepercayaan investor meningkat, dan sinergi antara pemerintah serta pelaku usaha semakin solid.

Komitmen terhadap modernisasi infrastruktur dan peningkatan daya saing Batam menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sinergi BTP dan BACT, dengan dukungan kepemimpinan yang visioner, semakin memperkokoh posisi Batam dalam ekosistem maritim nasional maupun rantai pasok global. (*)

UPDATE