
Kasus Covid-19 di Kota Batam saat ini sudah turun drastis. Bahkan dalam satu pekan terakhir jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif tidak sampai puluhan.
Hingga hari ini, Senin (20/12/2021) jumlah warga yang dinyatakan Covid-19 tersisa satu orang dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit Elisabeth Batam Kota.
Messa Haris – Batam
batampos – Tidak ada rasa ragu ataupun gelisah saat sang buah hati dibawanya ke mengikuti vaksinasi massal yang diadakan di SMA Maitreya, Sungai Panas, Kota Batam. Ia bahkan yakin vaksinasi dapat memperkuat imun tubuh sang anak, sehingga tidak mudah diserang penyakit.
Jauh-jauh hari dirinya juga sudah mencari informasi untuk mendaftarkan putrinya agar mendapatkan vaksinasi dosis pertama yang diperuntukan bagi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun.
“Dari kemarin memang sudah nunggu-nunggu,” ujarnya Yanti, salah seorang orang tua yang mendampingi anaknya saat mengikuti vaksinasi, Jumat (17/12/2021).
Ia mengatakan, sangat yakin jika vaksinasi merupakan salah satu cara pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19 khususnya di Kota Batam. Karena itupula tidak ada keraguan di hatinya saat mendaftarkan anaknnya untuk menjadi salah satu peserta vaksinasi.
Hal itu lanjutnya ,dibuktikan dengan turunnya jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah kepulauan itu.
“Kita bisa lihatlah sekarang jumlah yang positif sedikit sekali. Bahkan kemarin kita (Batam) sudah sempat dinyatakan zona hijau,” paparnya.
Warga Batam Kota itu menjelaskan, vaksinasi memang harus terus dilaksanakan hingga seluruh masyarakat Batam memiliki benteng agar tidak mudah terpapar Covid-19.
Ia sangat berterima kasih kepada pemerintah yang terus melayani kepada masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi secara gratis.
Menurutnya upaya pemerintah dan instansi terkait lainnya memang patut diapresiasi.
“Kita sebagai masyarakat cuma bisa bilang terima kasih. Karena jika kita vaksinasi secara mandiri pasti biaya cukup besar,” tuturnya.
Lauching Vaksinasi Anak
Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, melauching vaksinasi bagi anak usia 6 hingga 11 tahun se-Provinsi Kepri di SMA Maitreya, Jumat (19/12/2021).
Pada kesempatan tersebut, gubernur menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan dan ikut andil dalam program vaksinasi di Provinsi Kepri.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Binda Provinsi Kepri, Polda Provinsi Kepri, Korem 033 WP dan Lantamal IV Tanjung Pinang yang telah ikut menyelenggarakan ini (vaksinasi,red),” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, gubernur juga melaporkan kondisi Covid-19 di Provinsi Kepri.
“Hari ini tidak ada masyarakat yang terkonfirmasi positif. Saat ini di Provinsi Kepri telah terbentuk Herd Immunity karena sudah banyak masyarakat yang telah divaksin,” katanya.
Karena itu lanjutnya, apabila ada masyarakat yang belum divaksin agar dapat segera mendaftarkan diri untuk divaksinasi.
Ia meminta kepada bupati/wali kota se-Provinsi Kepri untuk turun langsung mengawasi jalannya vaksinasi.
Selain itu, gubernur meminta agar masyarakat jangan terlalu euforia dalam capaian vaksinasi meski sudah sangat tinggi.
“Kota Batam saat ini telah terbentuk Herd Immunity hingga 98 persen dan mudah-mudahan dengan capaian herd immunity tersebut dapat membangkitkan perekonomian kembali,” ujarnya.
Kabagops Binda Kepri, Kolonel Chb. Komara Manurung, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perlu terus dilanjutkan sebagai upaya pencegahan khususnya terhadap penyebaran varian baru Omicron.
“Meskipun tren kasus Covid-19 di Provinsi Kepri saat ini sedang landai, tetapi seluruh masyarakat harus tetap waspada agar tidak terjadi peningkatan kasus kembali, diantaranya dengan mengikuti vaksinasi dan tetap menjalankan protokol kesehatan,” katanya.
Pihaknya juga melakukan vaksinasi secara door to door atau mengunjungi langsung masyarakat yang belum divaksinasi Coivd-19.
Sementara itu Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengharapkan seluruh masyarakat untuk tidak lalai atau terlena meski kasus Covid-19 di Kota Batam sudah merosot tajam.
Hal yang wajib dan harus dijalankan masyarakat adalah terus menjalankan protokol kesehatan. Karena lanjutnya dengan mematuhi protokol kesehatan kasus Covid-19 dapat ditekan.
“Tetap patuhi protokol kesehatan yakni 5 M. Salah satunya gunakan masker,” ujarnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada para tokoh yang telah berperan aktif untuk mensukseskan vaksinasi.
Yakni kepada Ketua APindo Batam, Rafki RS yang mendapat penghargaan di bidang sosial karena aktif memberikan bantuan sosial terutama dalam penanganan pandemi Covid-19.
Serta Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Batam, Rudi Tan yang aktif menggelar kegiatan dan bantuan sosial kepada masyarakat di Batam.
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Batam Sudah Melebihi Target
Hingga Minggu (19/12/2021), capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Batam sudah melebihi target.
Berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, saat ini sudah 790.521 warga Batam di atas 18 tahun yang divaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama.
Jumlah tersebut melebihi target masyarakat yang wajib divaksinasi yakni sebanyak 789.451 orang. Dengan jumlah tersebut, saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Batam pada usia tersebut sudah 100,14 persen.

Sementara untuk dosis kedua sudah 82,50 persen atau 651.273 warga Kota Batam yang divaksinasi Covid-19.
Capaian vaksinasi dosis pertama untuk remaja usia 12 hingga 17 tahun, juga sudah melampaui target.
Saat ini sudah 117.982 dari 117.866 remaja di Kota Batam yang wajib divaksinasi Covid-19. Secara persentase remaja di Kota Batam yang telah divaksinasi Covid-19 sudah mencapai 100,10 persen.
Sedangkan untuk dosis kedua saat ini sudah 85,09 persen atau sekitar 100.297 remaja yang telah divaksinasi Covid-19.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, secara keseluruhan capaian vaksinasi di Kota Batam saat ini sudah mencapai 99,85 persen.
Meski begitu wali kota terus mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan saat menjalani aktivitas sehari-hari. Terutama memakai masker.
Kemudian menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.(*)

