
f. istimewa
batampos – Mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa libur anak sekolah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam memperketat pengawasan terhadap kapal penumpang melalui kegiatan ramp check.
Pemeriksaan menyeluruh ini dilakukan untuk memastikan seluruh kapal yang beroperasi dalam kondisi laik laut, aman, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Khusus Batam tersebut telah berlangsung sejak 21 Mei 2026 dan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan pengawasan di lapangan. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim Marine Inspector terhadap kapal-kapal penumpang yang melayani rute pelayaran di wilayah Batam dan sekitarnya.
Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan bahwa ramp check merupakan langkah preventif guna memastikan seluruh aspek keselamatan pelayaran terpenuhi sebelum kapal mengangkut penumpang.
“Pelaksanaan ramp check ini kami lakukan untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang beroperasi di wilayah kerja KSOP Khusus Batam berada dalam kondisi laik laut, aman, dan siap melayani masyarakat, khususnya selama masa libur anak sekolah,” ujarnya, Jumat (19/6).
Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan diawali dari anjungan kapal. Petugas mengecek fungsi peralatan navigasi, alat komunikasi, serta kesiapan nakhoda dan awak kapal dalam menjalankan pelayaran secara aman. Langkah ini penting untuk memastikan kapal memiliki kemampuan navigasi dan komunikasi yang memadai selama berlayar.
Selain itu, tim Marine Inspector juga memeriksa dokumen dan sertifikat kapal guna memastikan seluruh persyaratan administrasi maupun keselamatan masih berlaku sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
Tidak hanya aspek administrasi, pemeriksaan turut menyasar ruang mesin kapal. Kondisi mesin induk, mesin bantu, sistem kelistrikan, sistem kemudi, hingga berbagai peralatan pendukung lainnya diperiksa secara detail untuk memastikan seluruh sistem berfungsi optimal dan siap beroperasi.
Pengecekan juga dilakukan terhadap berbagai perlengkapan keselamatan yang menjadi syarat utama pelayaran, seperti jaket pelampung, alat pemadam kebakaran, liferaft, alat komunikasi darurat, hingga jalur evakuasi penumpang.
Seluruh perlengkapan tersebut harus tersedia, mudah dijangkau, dan dapat digunakan sewaktu-waktu dalam kondisi darurat.
Menurut Takwim, keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pihaknya meminta seluruh operator kapal, nakhoda, dan awak kapal untuk selalu mengutamakan keselamatan serta segera melakukan perbaikan apabila ditemukan kekurangan saat pemeriksaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh operator kapal dan awak kapal agar selalu mengutamakan keselamatan. Apabila ditemukan kekurangan, segera lakukan perbaikan dan lengkapi sesuai ketentuan sebelum kapal beroperasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap kapal penumpang akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada periode dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi seperti libur sekolah, hari besar keagamaan, maupun masa libur nasional.
Melalui kegiatan ramp check ini, KSOP Khusus Batam berkomitmen menghadirkan layanan transportasi laut yang selamat, aman, nyaman, tertib, dan lancar. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari peningkatan budaya keselamatan pelayaran di wilayah perairan Batam yang merupakan salah satu jalur transportasi laut tersibuk di Indonesia.
Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, masyarakat diharapkan dapat melakukan perjalanan laut dengan lebih tenang dan nyaman selama masa liburan, sementara operator kapal semakin terdorong untuk menjaga standar keselamatan pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku.(*)

