Sabtu, 9 Mei 2026

Lalu Lintas Orang di Pelabuhan Nongsa Didominasi WNI

Berita Terkait

Ilustrasi. Salah seorang wisatawan Singapura melambaikan tangan sebelum menaiki bus yang akan mengantarkannya ke resort dan hotel di kawasan Nonga Kota Batam. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencatat ada 448 orang masuk dan keluar melalui Pelabuhan Nongsa. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencatat ada 448 orang masuk dan keluar melalui Pelabuhan Nongsa. Dengan rincian kedatangan 302 orang dan keberangkatan sebanyak 146 orang.

”Jumlah itu dari yang tercatat mulai dari 10 Maret sampai 13 Maret,” kata Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdilla.

Ia menjelaskan, dari 448 orang yang berangkat dan datang itu, masih didominasi WNI. Dimana, kedatangan WNI selama empat hari tercatat sebanyak 231 orang dari 302 orang dan berangkat sebanyak 74 orang dari 146 orang.

Sementara, untuk kedatangan WNA masih didominasi wisman Singapura yang datang sebanyak 45 orang. Kemudian untuk yang berangkat sebanyak 71 orang.

”Untuk warga Singapura paling banyak berangkat hari Minggu kemarin sebanyak 53 orang,” katanya.

Selain warga Singapura, ada beberapa WNA lain yang masuk melalui Pelabuhan Nongsa. Ia merinci bahwa WNA asal Tiongkok, Kanada, Jepang, Myanmar, Belanda Australia, Irlandia, Amerika, Bangladesh, masing-masing 1 orang.

Kemudian, WNA India sebanyak 10 orang, Malaysia 5 orang dan Finlandia 2 orang. Sementara untuk keberangkatan, selain 74 warga Indonesia dan 71 Singapura, satu orang lainnya merupakan warga Australia. Sehingga untuk keberangkatan seluruhnya sebanyak 146 orang.

”Jadi totalnya semua ada 448 orang yang berangkat dan datang,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberi arahan agar kebijakan visa kunjungan saat kedatangan (Visa on Arrival atau VoA) juga diterapkan di Batam.

Hal itu dilakukan dalam rangka mendongkrak jumlah wisatawan untuk datang ke Batam. Namun, hingga saat ini Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) belum menerbitkan aturan pembukaan VoA untuk pariwisata di Batam.

”Untuk Visa on Arrival di Batam belum ada aturannya. Kami belum dapat SE dari Ditjen Imigrasi,” ujar Tessa.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

UPDATE