Kamis, 7 Mei 2026

Layanan Penukaran Uang Dibuka di Pelabuhan hingga 27 April

Berita Terkait

Warga Batam melakukan penukaran uang untuk Lebaran. F.Dalil-Harahap

batampos – Dalam rangka memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1443 hijiriah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,11 triliun.

Jumlah itu meningkat 14,67 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp1,84 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri, Musni Hardi Kasuma Atmaja mengatakan, penyediaan uang tunai itu dilakukan dalam rangka menjaga kelancaran transaksi masyarakat. Dengan memastikan ketersediaan Uang Rupiah dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, tepat waktu, dan dalam kondisi layak edar.

“Bank Indonesia melayani penukaran baik melalui kantor cabang perbankan, kas titipan Bank Indonesia, maupun mobil Kas Keliling,” ujarnya saat bincang sore dengan media di Labers Coffee, Batamcentre, Kamis (21/4) sore.

Ia melanjutkan, Bank Indonesia membuka 152 titik layanan penukaran uang yang tersebar di Batam, Tanjungpinang, Tanjungbalai Karimun, hingga Natuna. Selain itu Bank Indonesia bersama perbankan juga membuka layanan penukaran uang di pelabuhan Punggur dan Sekupang pada 25 hingga 27 April 2022.

Sementara untuk penukaran uang di wilayah 3T (terpencil, terluar dan terdepan) akan dilayani oleh kantor cabang Bank yang berada pada lokasi tersebut.

Masyarakat dapat memperoleh layanan penukaran tersebut melalui detail titik lokasi yang dapat dilihat pada http://tiny.cc/penukaranRamadhan.

Dijelaskannya, untuk layanan Kas Keliling Bank Indonesia, dibatasi sebanyak 80 orang. Layanan Kas Keliling itu dibuka hingga 29 April mendatang.

Sementara untuk jumlah penukar setiap hari di bank, diserahkan kepada kemampuan masing-masing bank dalam melayani nasabah.

Untuk menghindari konsentrasi kepada sekelompok orang tertentu atau para pihak yang melakukan jasa penukaran uang, layanan penukaran uang per orang dibatasi maksimal Rp3,8 juta.

Dengan rincian pecahan Rp20.000 sampai Rp1.000 setiap pak. Dengan rincian, pecahan Rp 20.000 sebanyak Rp2 juta, Rp10.000 sebanyak Rp1 juta, Rp5.000 sebanyak Rp500 ribu, Rp2.000 sebanyak Rp200 ribu dan Rp1.000 sebanyak Rp100 ribu.

“Untuk layanan Kas Keliling, harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu pada sehari sebelumnya. Melalui aplikasi Pintar BI yang dapat diakses secara online,” kata Musni.

Sementara, untuk realisasi outflow uang tunai sampai dengan 20 April 2022 lalu, telah mencapai Rp866,95 miliar dari perbankan. Atau sebesar 41,09 persen dari estimasi sebesar Rp2,11 triliun.

Dalam mengantisipasi kebutuhan uang tunai pada libur lebaran, Bank Indonesia juga menghimbau perbankan untuk menghitung kebutuhan uang tunai untuk pengisian mesin ATM dan memastikan ketersediaan uang di seluruh mesin ATM selama masa libur cuti bersama.

“Masyarakat dipersilahkan memanfaatkan layanan yang telah disediakan. Kami memastikan selama Ramadan dan lebaran kebutuhan uang dipastikan aman,” katanya.

Ia menambahkan, Bank Indonesia secara aktif mengedukasi masyarakat melalui program Cinta Bangga Paham Rupiah (CBP Rupiah) dalam beragam media. Salah satunya AR Rupiah (Argumented Realty Rupiah) yang dapat diunduh melalui playstore.

AR Rupiah merupakan sebuah breakthrough program yang dilakukan Bank Indonesia dalam menghadirkan edugamifikasi yaitu konsep edukasi berbasis permainan yang menarik. Melalui penggunaan teknologi AR diharapkan mampu memberikan pengalaman baru untuk masyarakat mengenal makna dan filosofi desain uang Rupiah serta CBP Rupiah secara immersive.

“Penggunaan teknologi AR Rupiah merupakan bentuk nyata Bank Indonesia dalam rangka mendukung digitalisasi dalam adaptasi proses bisnis yang sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat khususnya para generasi muda,” imbuhnya. (*)

 

Reporter : Eggi Idriansyah

 

UPDATE