Sabtu, 23 Mei 2026

Lebih Hemat, PGN Kejar 10 Ribu Sambungan Jaringan Gas di Batam

spot_img

Berita Terkait

Pemasangan jaringan gas di salah rumah warga di Batam.

‎batampos – Pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga di Kota Batam terus menunjukkan perkembangan positif. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN mencatat ribuan rumah di berbagai kawasan permukiman kini mulai menikmati layanan jaringan gas (jargas) yang dinilai lebih hemat, praktis, dan ramah lingkungan dibanding penggunaan energi konvensional.

‎Sales Area Head PGN Batam, Wendi Purnomo mengatakan hingga pertengahan 2026, sebanyak 8.844 sambungan jaringan gas rumah tangga telah dipastikan terpasang di Batam.

‎Sementara jumlah calon pelanggan saat ini telah mendekati 9.000 rumah tangga. PGN menargetkan jumlah sambungan jaringan gas rumah tangga terus bertambah hingga menembus angka 10.000 sambungan pada akhir 2026 mendatang.

‎“Program jargas ini menjadi bagian penting dalam mendukung transisi energi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan energi yang lebih aman dan ekonomis,” kata Wendi di Batam.

Baca Juga: UT Batam dan Batam Pos Kembali Gelar U-School Futsal Championship 2026 

Ia menjelaskan, PGN juga telah melakukan proses gas in atau penyaluran gas perdana di dua kawasan perumahan yakni Batuaji Residence dan Rexvin Residence. Tahapan tersebut menandai jaringan pipa gas telah aktif dan mulai dimanfaatkan langsung oleh masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

‎Menurut Wendi, meningkatnya kebutuhan energi rumah tangga di Batam membuat PGN terus memperluas pembangunan jaringan gas ke berbagai kawasan permukiman. Sejumlah wilayah yang saat ini menjadi fokus pengembangan di antaranya Batuaji, Sagulung, Tiban hingga Muka Kuning.

‎Selain itu, beberapa kawasan perumahan yang masuk dalam pengembangan jaringan gas antara lain Cendana, Alam Raya, Maitri Garden, Oriza Garden, Modena Regency, Hawai Garden hingga sejumlah kawasan di Aviari dan Sagulung.

‎PGN menilai pengembangan jaringan gas rumah tangga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi perkotaan di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan kawasan hunian di Batam.

‎Penggunaan gas bumi melalui jaringan pipa juga dinilai lebih efisien dibanding penggunaan LPG tabung. Selain pasokan tersedia selama 24 jam tanpa perlu mengganti tabung, gas bumi juga menghasilkan emisi lebih rendah sehingga dinilai lebih ramah lingkungan dan mendukung program transisi energi nasional.

Baca Juga: Antisipasi Krisis Air, BP Batam Siapkan Hujan Buatan Sebelum Musim Kemarau

Wendi menyebut antusiasme masyarakat terhadap layanan jaringan gas terus mengalami peningkatan. Bahkan sejumlah kawasan perumahan mulai mengajukan pemasangan jaringan gas secara mandiri kepada PGN.

‎Dengan perkembangan tersebut, Batam diproyeksikan menjadi salah satu kota dengan penetrasi jaringan gas rumah tangga terbesar di wilayah Sumatera.

‎“Ke depan, kami optimistis pemanfaatan gas bumi rumah tangga akan semakin luas dan menjadi standar baru energi rumah tangga di Batam,” ujar Wendi. (*)

ReporterM. Sya'ban
spot_img

UPDATE

Play sound