
batampos – Pemerintah Malaysia berencana membuka pintu masuk bagi seluruh negara. Hal ini diharapkan juga bisa memberikan dampak kepada Batam. Selama ini Malaysia menjadi penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) bagi Batam.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan informasi yang diterima mereka akan membuka pintu masuk bagi wisman seluruh dunia. Malaysia memilih berdamai dengan Covid-19 dan siap menyongsong keadaan yang lebih baik.
“Ini informasinya mau buka. Kalau lah Malaysia buka, tentu Batam juga harus bersiap. Kalau kasus masih tinggi, tentu tidak ada wisman yang masuk nantinya. Jadi saya minta betul ini Protkes jangan kendor, agar kasus bisa segera landai,” kata dia, Rabu (15/2).
Rudi mengatakan saat ini penambahan jumlah kasus masih terjadi. Batam juga mengalami peningkatan level menjadi dua. Pembatasan kegiatan masyarakat juga sudah dilakukan. Saat ini Batam dan Singapura tengah bersiap merealisasikan travel bubble.
“Rencana awal Jumat ini mau datang mereka dari Singapura. Mudah-mudahan ini menjadi pemacu bagi negara lain. Artinya Batam sangat siap untuk menerima wisman,” terang Rudi.
Rudi mengungkapkan kesiapan Batam menyambut wisman ini sudah dimulai sejak tahun lalu. Beberapa kali pejabat berkunjung ke Batam untuk memastikan kesiapan ini baik infratruktur maupun sumber daya manusianya.
“Harapan terbesarnya tentu segera pulih pariwisata ini. Karena kita pernah mendapatkan angka kunjungan sampai dua juta dalam setahun. Saya ingin momen ini bisa terulang kembali, dan kalau bisa lebih lagi,” tambah Kepala BP Batam ini.
Selagi menunggu kunjungan wisman, pihaknya mendorong wisatawan Nusantara untuk berkunjung ke Batam. Untuk itu, Batam harus menjaga kondisi yang ada saat ini. Jangan sampai ada ledakan kasus.
“Saya lagi mengembangkan potensi yang ada saat ini. Untuk itu saya ingin wisnus dulu yang menikmati sebelum wisman kembali berdatangan ke Batam,” tutupnya. (*)
Reporter : YULITAVIA

