
batampos – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di rusunawa Badan Pengusahaan (BP) Batamdan Pemko Batam belum banyak berkurang. Masih ada 1.391 orang hingga Rabu (5/1).
Dari sejumlah PMI tersebut ada lima orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) di Pulau Galang.
Dua hari sebelumnya, PMI yang menjalani karantina sebanyak 1.605 orang. Sebagian sudah diperkenankan kembali ke daerah asal setelah menjalani karantina selama sepuluh hari dan hasil swab menyatakan bebas dari paparan Covid-19.
“Belum banyak berkurang karena yang baru datang juga masih banyak, ” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan PMI di Rusunawa.
Membeludaknya PMI di lokasi karantina ini jadi fokus perhatian gugus tugas penanganan Covid-19 di Kota Batam. Aktifitas PMI di lokasi karantina diawasi secara ketat. Ada tiga rusunawa yang menampung para PMI ini yakn Rusunawa BP Batam, Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II. (*)
Reporter : Eusebius Sara

