
batampos- Jumlah sampel Probable Omicron kembali bertambah di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam. Jumlahnya mencapai angka 174 sampel, Senin (7/2). Perinciannya, 118 sampel dari berbagai rumah sakit di kota Batam, 14 sampel dari rombongan Pekerja Migran Indonesia (PMI), tiga sampel dari Tanjung Balai Karimun dan 12 sampel dari Tanjungpinang.
BACA JUGA: Hasil Litbangkes Pastikan 19 Kasus Omicron di Batam
Kepala BTKLPP Batam Budi Santosa menuturkan, yang sudah terkonformasi positif Omicron sebanyak 19 sampel dengan perincian; tiga sampel dari kota Batam, 15 sampel dari rombongan PMI dan satu sampel dari RSKI Galang. “Yang konfirmasi ini (pemeriksaan) via Balitbangkes total ada 19 sampel. Lainnya (174 sampel Probable) masih menunggu hasil,” ujar Budi.
Seperti diketahui untuk kepastian sampel yang masuk kategori varian ini diperiksa secara berulang kali, dimulai dari dua kali swab kemudian dan diteruskan dengan pemeriksaan SGt (S Gene Target Failure) untuk mengetahui sampel yang masuk kategori probable Omicron serta pemeriksaan sistem WGS (Whole Genome Sequencing) di Balitbangkes untuk hasil yang lebih pasti.
Sementara di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji pasien Covid-19 yang dirawat bertambah jadi empat orang. “Satu sudah keluar, kemarin (Minggu, 6/2) ada dua penambahan jadi sisa pasien Covid-19 hari ini ada empat orang,” kata Wadir Pelayanan Medik RSUD Embung Fatimah Sri Rupiati, Senin (7/2).
Pekan sebelumnya RSUD menangani tiga pasien Covid-19. Satu diantaranya sudah keluar pada akhir pekan lalu. Namun demikian jumlahnya tidak berkurang sebab ada penambahan dua pasien baru pada Minggu (6/2) kemarin. “Dua yang baru itu hasil antigen sudah positif. Masuk kemarin ke sini dan saat ini sedang menunggu hasil swab,” ujar Sri. (*)
Reporter: Eusebius Sara

