Sabtu, 13 Juni 2026

Pelebaran Jalan Picu Munculnya TPS Liar di Bagan

Berita Terkait

Sampah yang berserakan di tepi Jalan Bagan, Kecamatan Seibeduk, Kamis (11/6). F.Yofi Yuhendri

batampos – Sampah yang berserakan di tepi Jalan Bagan, Kecamatan Seibeduk, dikeluhkan warga dan para pengendara yang melintas. Selain membuat kawasan terlihat kumuh, sampah yang telah menumpuk selama sekitar satu bulan terakhir itu juga menimbulkan aroma tidak sedap.

Camat Seibeduk, Rifandi Malik, menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat dua bin kontainer sampah di lokasi itu. Namun, fasilitas tersebut terpaksa dipindahkan karena adanya proyek pelebaran jalan.

“Dulunya di sana ada dua bin kontainer. Sekarang sudah tidak ada karena ada proyek pelebaran jalan. Jadinya warga tetap membuang sampah di sana. Kita juga sudah memasang spanduk larangan, tetapi hilang,” ujar Rifandi.

Baca Juga: Cuaca Batam: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Sepekan

Menurutnya, pihak kecamatan belum mengetahui secara pasti penyebab warga masih membuang sampah di lokasi tersebut. Untuk itu, kecamatan akan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi yang tepat.

“Kita belum tahu pasti apa permasalahannya. Apakah karena pengangkutan sampah di pemukiman atau ada faktor lain. Ini akan kita dudukkan bersama warga, lurah, dan dinas terkait,” katanya.

Sementara menunggu penyelesaian persoalan tersebut, warga diminta membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di kawasan Mangsang. Informasi mengenai lokasi pembuangan sampah alternatif itu juga telah disampaikan kepada seluruh perangkat RT dan RW setempat.

Baca Juga: Era Digital Perburuk Kesehatan Mental Anak

“Untuk saat ini jalan itu juga setiap harinya dibersihkan. Tetapi saat pagi sampah kembali ada,” ungkapnya.

Rifandi berharap masyarakat dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Kami mengimbau warga membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Dengan begitu, lingkungan tetap bersih dan Jalan Bagan nyaman dilalui tanpa adanya tumpukan sampah maupun aroma tidak sedap,” tutupnya. (*)

UPDATE