
batampos – Sampah yang berserakan di tepi Jalan Bagan, Kecamatan Seibeduk, dikeluhkan warga dan pengendara yang melintas. Kondisi tersebut telah berlangsung sekitar sebulan terakhir dan membuat kawasan itu terlihat kumuh serta menimbulkan aroma tidak sedap.
Nana, warga Tanjung Piayu, mengatakan lokasi tersebut sebelumnya memiliki tempat pembuangan sampah sementara. Namun fasilitas itu ditiadakan seiring pelaksanaan proyek pelebaran jalan.
Meski demikian, sebagian warga masih membuang sampah di lokasi yang sama sehingga tumpukan sampah terus bertambah dari hari ke hari.
“Dulu ada tempat sampah di situ. Setelah dibongkar karena pelebaran jalan, warga masih tetap membuang sampah di lokasi yang sama,” ujarnya, Kamis (11/6).
Baca Juga: Pipa Air Bersih Bocor, Suplai ke Taman Baloi hingga Sukajadi Batam Dihentikan Sementara
Menurut Nana, keberadaan sampah di tepi jalan sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain merusak pemandangan, aroma busuk yang ditimbulkan juga kerap tercium hingga ke badan jalan.
Ia menilai persoalan tersebut tidak lepas dari rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“TPS sebenarnya sudah ada di sekitar GMP Duriangkang. Memang jaraknya lebih jauh, jadi masih ada warga yang malas membuang sampah ke sana dan memilih membuang sembarangan,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Agus, warga lainnya. Ia menyoroti layanan pengangkutan sampah ke kawasan permukiman yang dinilai tidak berjalan optimal sehingga membuat sebagian warga kesulitan membuang sampah rumah tangga.
Baca Juga: Penumpang KM Kelud Keluhkan Parkir Pelabuhan Bintang 99 Batuampar
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab munculnya titik-titik pembuangan sampah liar di sejumlah lokasi.
“Sekarang sampah sudah tidak dipungut lagi seperti dulu. Warga akhirnya kebingungan dan ada yang memilih membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Agus menambahkan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi tempat pembuangan sampah resmi yang telah disediakan pemerintah. Karena itu, ia meminta adanya sosialisasi yang lebih masif kepada warga.
“Kalau lokasi TPS disosialisasikan dengan baik dan layanan pengangkutan berjalan, saya yakin warga tidak akan membuang sampah sembarangan. Ini perlu perhatian bersama,” tutupnya. (*)

