
batampos – Antusiasme masyarakat untuk mendaftar ke SMA Negeri 1 Batam pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 sangat tinggi. Hingga Sabtu (13/6) pukul 07.15 WIB, jumlah pendaftar telah mencapai 885 calon siswa, sementara kuota yang tersedia hanya 480 kursi.
Kepala SMA Negeri 1 Batam, Bahtiar, mengatakan sekolah yang dipimpinnya membuka sebanyak 12 rombongan belajar (rombel) dengan total daya tampung 480 siswa.
“Kuota yang kami buka sebanyak 480 siswa untuk 12 rombel. Hingga pagi ini, jumlah pendaftar sudah mencapai 885 calon siswa,” ujar Bahtiar, Minggu (14/6).
Data sementara menunjukkan jalur domisili menjadi yang paling banyak diminati dengan 474 pendaftar. Disusul jalur prestasi yang juga cukup tinggi, terutama kategori Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebanyak 205 pendaftar.
Rinciannya, jalur domisili tercatat 474 pendaftar, mutasi 14 pendaftar, dan afirmasi 30 pendaftar. Sementara pada jalur prestasi, kategori seni dan olahraga sebanyak 82 pendaftar, organisasi 25 pendaftar, sains 55 pendaftar, serta TKA 205 pendaftar.
Berdasarkan mekanisme SPMB 2026, SMAN 1 Batam mengalokasikan kuota penerimaan melalui empat jalur, yakni prestasi 30 persen, afirmasi 30 persen, mutasi 5 persen, dan domisili 35 persen.
Dengan kuota 480 siswa, maka jalur prestasi dan afirmasi masing-masing menyediakan sekitar 144 kursi, jalur domisili sekitar 168 kursi, serta jalur mutasi sekitar 24 kursi.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan SMAN 1 Batam masih menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Batam. Bahkan, jumlah pendaftar yang masuk hingga hari ketiga pendaftaran tersebut sudah hampir dua kali lipat dari daya tampung yang tersedia.
SPMB 2026 untuk jenjang SMA di Kepulauan Riau dibuka pada 11 hingga 14 Juni 2026. Selanjutnya dilakukan verifikasi dan validasi dokumen pada 16–25 Juni 2026, pengumuman hasil seleksi pada 29 Juni 2026, daftar ulang pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026, dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 20–25 Juli 2026.
Bahtiar mengimbau para calon peserta didik dan orang tua untuk memastikan seluruh dokumen persyaratan diunggah dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku agar tidak mengalami kendala saat proses verifikasi.
“Calon siswa dan orang tea diharapkan mengikuti seluruh tahapan SPMB sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan memastikan dokumen yang diunggah sudah lengkap,” katanya. (*)

