Selasa, 23 Juni 2026

Waspada! Penipuan dengan Iming-iming Kerja Mudah dan Gaji Besar sedang Marak

Berita Terkait

Ilustrasi penipuan. f istimewa

batampos – Maraknya kasus penipuan online yang menyasar masyarakat melalui berbagai platform digital menjadi perhatian aparat kepolisian. Polsek Sagulung mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban berbagai modus kejahatan siber yang kini semakin beragam.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, mengatakan pelaku penipuan umumnya menawarkan pekerjaan mudah dengan bayaran tinggi atau menjual barang dengan harga yang tidak masuk akal untuk menarik perhatian korban.

“Masyarakat harus lebih hati-hati dan waspada dalam setiap transaksi digital. Jangan mudah percaya dengan tawaran yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat,” ujarnya, Senin (22/6).

Menurut Husnul, salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah memperhatikan kewajaran harga barang yang ditawarkan serta tidak mudah tergiur dengan harga murah yang dipasang oleh penjual maupun iming-iming keuntungan dari pihak yang tidak dikenal.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak sembarangan mengklik tautan, iklan, atau mengisi formulir yang dikirim oleh pihak yang mengatasnamakan aplikasi tertentu, terutama yang berkaitan dengan layanan perbankan, e-commerce, maupun dompet digital.

“Jangan asal klik link atau iklan yang sumbernya tidak jelas. Pelaku sering memanfaatkan modus tersebut untuk mencuri data pribadi dan mengakses rekening korban,” katanya.

Husnul juga mengingatkan warga agar tidak mengunduh atau memasang aplikasi dari tautan yang dibagikan melalui grup pesan instan seperti WhatsApp maupun Telegram. Kerahasiaan PIN dan kode OTP juga harus dijaga dan tidak boleh diberikan kepada siapa pun.

“Segera laporkan dan blokir nomor WhatsApp yang mengatasnamakan aplikasi atau layanan tertentu. Sebelum bertransaksi, pastikan juga reputasi penjual telah terpercaya,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, meminta masyarakat Kota Batam untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya saat melakukan transaksi secara daring.

“Tetap bijak dan berhati-hati di media sosial, karena kita tidak pernah tahu niat seseorang, apakah baik atau justru ingin melakukan penipuan,” ujarnya.

Debby menambahkan, masyarakat perlu melakukan pengecekan terhadap identitas maupun reputasi penjual sebelum melakukan pembayaran. Sikap waspada menjadi kunci utama untuk menghindari berbagai modus penipuan yang terus berkembang.

“Utamakan sikap hati-hati dan waspada dalam setiap transaksi digital agar tidak menjadi korban penipuan,” tutupnya.(*)

UPDATE