
batampos – Kasus meninggalnya Bripda Natanael Simanungkalit terus bergulir. Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya, Sudirman Situmeang, mulai mengambil langkah hukum dan mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas dugaan kekerasan yang menimpa korban.
Sudirman mengungkapkan, hingga saat ini keluarga masih mempertanyakan kejelasan informasi yang disampaikan pihak kepolisian terkait kondisi korban sebelum meninggal dunia.
“Kami hanya bertanya, kabar apa yang sebenarnya disampaikan kepada keluarga. Informasi yang kami terima hanya bahwa korban berada di rumah sakit,” ujar Sudirman saat ditemui di RS Bhayangkara, Selasa (14/4).
Baca Juga: Kapolda Kepri Pastikan Proses Tuntas Kasus Kematian Bripda NS
Menurut dia, keluarga sempat berinisiatif membawa korban setelah mendapat kabar tersebut. Namun saat tiba, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Ketika keluarga datang dan ingin melihat kondisi korban, ternyata sudah seperti itu. Ini yang membuat keluarga semakin terpukul,” tambahnya.
Sudirman menegaskan, pihaknya tidak ingin berspekulasi sebelum seluruh fakta terungkap. Namun, ia memastikan akan mengawal kasus ini hingga tuntas.
“Yang jelas, kasus ini harus terungkap. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Semua harus dibuka secara terang,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa laporan polisi (LP) telah resmi dibuat oleh pihak keluarga pada Selasa pagi. Setelah itu, pihaknya langsung mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan berkoordinasi dengan penyidik Reskrim.
“Tadi pagi kami sudah membuat laporan. Dari SPKT langsung kami dampingi ke bagian Reskrim untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.
Terkait kondisi jenazah korban, Sudirman mengaku telah melihat langsung dan menemukan adanya kejanggalan. Namun, ia memilih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari tim forensik.
“Kami sudah melihat, ada hal-hal yang menjadi catatan. Tapi biarlah nanti tim yang membuktikan secara medis,” katanya.
Baca Juga: Dalami Penyebab Tugboat ASL Mega Terbalik, Polisi Periksa Saksi Tambahan
Ia juga meminta semua pihak bersabar menunggu hasil penyelidikan yang saat ini masih berjalan. Pihaknya berjanji akan menyampaikan perkembangan secara terbuka kepada publik.
“Mohon bersabar, nanti semua akan kami jelaskan secara detail. Saat ini kami fokus mengawal proses hukum,” tutupnya.
Kasus kematian Bripda Natanael Simanungkalit menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Korban yang baru beberapa bulan dilantik sebagai anggota Polri itu diduga menjadi korban kekerasan oleh oknum senior di lingkungan Polda Kepri.
Dugaan tersebut mencuat setelah ditemukannya sejumlah luka lebam di tubuh korban, terutama di bagian punggung. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi pasti kejadian tersebut.
Jasad korban saat ini masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri guna kepentingan visum dan penyidikan lebih lanjut. (*)



