
batampos – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa BP dan Pemko Batam di Tanjunguncang masih ada 648 orang. Ini belum banyak berkurang sebab angka kepulangan PMI dari Malaysia dan Singapura masih tinggi. Dua hari sebelumnya jumlah PMI masih diatas 800-an orang.
Dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan PMI di lokasi Karantina mengatakan PMI yang sudah keluar dari lokasi karantina juga cukup banyak. Sebagian besar diperkenankan kembali ke daerah asal karena hasil swab dinyatakan bebas dari Covid-19.
“Sebagian kecil dipindahkan ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) karena positif Covid-19. Terakhir yang positif ada lima orang dan sudah dipindahkan ke RSKI, ” ujar Anggitha.
PMI yang masih menjalani karantina ini adalah mereka yang baru kembali ke tanah air dalam sepekan terakhir. Dalam dua hari terakhir juga cukup banyak sekitar 200 an orang.
Mereka diawasi secara ketat di lokasi karantina sebagai upaya pencegahan. Sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan RI, PMI yang kembali ke tanah air harus menjalani karantina selama 10 hari dan harus melalui dua kali pemeriksaan swab. (*)
Reporter : Eusebius Sara

