Jumat, 24 April 2026

Positif Rate Kepri Turun, Semakin Siap ke Status Endemi Covid-19

Berita Terkait

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos – Penanganan Covid-19 di Kepri terus membaik. Jumlah pasien sembuh semakin meningkat. Hal ini dibarengi juga dengan tracing dan testing yang masif. Sehingga menyebabkan positif rate Kepri turun, dari 11 persen menjadi 8,7 persen.

Berdasarkan data Satgas Covi-19, kasus aktif tercatat sebanyak 2.846 orang, dengan keterisian tempat tidur di rumah sakit sebesar 20,56 persen. Per 10 Maret, kasus konfirmasi baru sebanyak 232 orang. Pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 441 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Mohammad Bisri meyakini, positif rate, kasus aktif dan kasus konfirmasi baru dapat terus turun.

“Kasus terus menurun, tapi testing terus ditingkatkan. Testing massal akan dilakukan di berbagai instansi dan sekolah-sekolah, demi mencari siapa saja yang telah terpapar Covid-19,” kata Bisri, Kamis (10/3).

Ia menargetkan, dalam beberapa pekan ke depan, positif rate Kepri turun menjadi di bawah 5 persen. Ia yakin target ini dapat tercapai.

“Tenaga kesehatan tidak henti-hentinya, terus menerus melakukan tracing dan testing. Sehingga kasus-kasus yang tidak terlihat dan terpantau, bisa dapat ditemukan,” ujarnya.

Semakin banyak ditemukan masyarakat terpapar Covid-19, Bisri meyakini penurunan kasus semakin cepat.

“Karena testing meningkat, kami bisa memetakan dengan baik berapa kasus sebenarnya yang terjadi. Nah ini sedang digenjot terus agar testingnya semakin tinggi,” ucapnya

Berdasarkan anjuran dari Kementerian Kesehatan, lama isolasi mandiri hanya lima hari saja. Setelah itu, pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.

Perubahan ini terlihat sebagai persiapan Covid-19 statusnya berubah dari pandemi ke endemi Covid-19. Namun, Bisri mengatakan jalan ke endemi masih cukup lama.

“Meskipun begitu, kami sudah mempersiapkan dengan baik segala fasilitas kesehatan, serta tenaga kesehatannya. Hal ini demi mengantisipasi lonjakan pasien, saat status Covid-19 berubah menjadi endemi,” ujarnya.

Saat ini, di berbagai daerah di Indonesia, masih memberlakukan PPKM berbagai level. Bisri mengatakan, berdasarkan arahan dari Kemenkes, status pandemi menjadi endemi ini bisa dilaksanakan jika seluruh Indonesia mempertahankan PPKM Level I dalam 6 bulan.

“Berarti selama 6 bulan itu, tingkat penularan benar-benar rendah, ungkapnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

UPDATE