Selasa, 5 Mei 2026

Sandiaga Uno Berharap Pariwisata Batam Lebih Berkualitas

Berita Terkait

Menteri Pariwisata, Ekonomi Kreatif (MenparEkraf), Sandiaga Uno saat kunjungan kerja di Batam, Rabu (30/3). (ist)

batampos – Menteri Pariwisata, Ekonomi Kreatif (MenparEkraf), Sandiaga Uno membuka pagelaran Wonder Food and Art di Taman Dang Anom, Batamcenter, Rabu (30/3) malam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan mengatakan kondisi Batam saat ini sudah sangat siap menyambut datangnya wisatawan mancanegara. Perkembangan Covid-19 di Batam terus membaik, dan diharapkan mendekati Ramadan bisa zero kasus.

Berdasarkan informasi dari Konjen Singapura, mulai tanggal 1 April mendatang, negara Singapura mulai membuka pintu masuk, dan menghapus syarat PCR untuk wisatawan yang datang.

“Saya berharap di Batam juga ada kebijakan hal ini. Karena sudah pasti sangat membantu dalam mempermudah kedatangan wisman ke Batam. Saya sudah sampaikan kepada Pak menteri, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk wisata ke depannya,” kata Rudi.

Saat ini Batam menjadi penyumbang wisman nomor dua di Indonesia, ke depan dengan peningkatan infrastruktur yang dilakukan saat ini bisa mendongkrak angka kedatangan, sehingga Batam menjadi nomor 1 di Republik Indonesia ini.

Saat ini pihaknya tengah membangun terminal dua dan meningkatkan infrastruktur dengan membangun terminal dua. Kapasitas Bandara Hang Nadim nantinya bisa menampung hingga 50 juta orang. Dengan total tersebut, diharapkan berdampak terhadap sektor wisata.

“Destinasi wisata Batam saat ini juga terus diperbaiki dan ditambah. Seperti kehadiran masjid tanjak. Ini bisa menjadi destinasi religi,” imbuhnya.

Batam juga terus mendukung program pemerintah dengan mengejar capaian maksimal untuk vaksin dosis ketiga atau booster, termasuk di sektor pelaku wisata. Saat ini capaian sudah 32 persen.

Dalam sambutannya Sandiaga mengatakan seiring perbaikan ekonomi dan wisata yang dilakukan saat ini, diharapkan dalam waktu singkat Batam bisa seger pulih, pasca pandemi Covid-19. Saat ini Batam memang berada di nomor dua sebagai penyumbang wisman, namun ke depan diharapkan semakin berkualitas, dan bisa lebih banyak lagi mendatangkan wisman.

Kegiatan wonder food dan art ini merupakan salah satu ajang mengenalkan ekonomi kuliner, yang merupakan salah satu bagian dari ekonomi kreatif. Pariwisata harus memberikan dampak bagi ekonomi masyarakat, dan menambah penghasilan pelaku ekonomi tentunya.

Batam diharapkan mejadi gerbang pengenalan kuliner kepada negara lain. “Pariwisata bangkit, ekonomi pulih,” tutupnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

UPDATE