
batampos – Harga sayur semakin mahal di Batam mendekati Lebaran. Sawi dan bayam adalah dua jenis sayuran yang paling sulit terjual sebab harganya yang mahal. Harga sayur sawi kini bertengger diangka Rp 32 ribu per kilogram dan bayam Rp 24 ribu perkilogram. Ini tidak normal sebab, naik hampir tiga kali lipat dari harga normalnya.
Warga khusus ibu rumah tangga kewalahan dengan tingginya harga sayuran tersebut sehingga beralih ke jenis sayuran lain yang masih bisa terjangkau. “Tak laku sawi dan bayam karena terlalu tinggi harganya. Seminggu ini dua kali naik harga. Sekarang sudah Rp 32 ribu sawi (perkilogram),” kata Heru, pedagang sayur di Pasar Fanindo.
Kangkung dan daun singkong juga naik namun masih bisa terjangkau karena masih dibawa Rp 20 ribu per kilogram. Sayuran lokal ini juga naik harga jelang hari raya ini. “Kangkung dan daun ubi mahal juga tapi masih bisa terjangkau. Kalau sawi dan bayam memang mahal sekali sehingga tak laku,” kata Siska, pedagang sayur lainnya.
Pantauan di pasar, selain sayur, harga daging dan telur juga mulai merangkak naik. Daging ayam dari Rp 32 ribu kini naik ke angka Rp 35 ribu perkilogram, daging sapi kini naik ke angka Rp 95 ribu perkilogram dan telur naik ke angka Rp 50 ribu per papan. Sementara cabai dan tomat masih stabil. (*)
Reporter : Eusebius Sara

