Kamis, 21 Mei 2026

Sempat Dikira Boneka, Warga Temukan Jasad Bayi di Pantai Sekilak Nongsa

spot_img

Berita Terkait

ilustrasi jasad bayi. f istimewa

batampos – Warga Nongsa digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki di kawasan Pantai Sekilak, Rabu (20/5) sore. Kondisi bayi yang sudah mulai membusuk dengan sekujur tubuh sudah berubah warna putih. Awalnya warga mengira bayi tersebut hanyalah boneka yang hanyut di pesisir pantai.

Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman mengatakan, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah anak-anak yang sedang bermain dan berenang di sekitar pantai, sekitar pukul 17.30 WIB.

“Awalnya ditemukan anak-anak yang sedang mandi dan bermain di pantai. Mereka melihat seperti bayi, lalu dilaporkan ke warga dan Ketua RW setempat,” ujar Eriman, Kamis (21/5).

Ketua RW setempat, Efendi, kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan temuan tersebut. Setelah dipastikan jasad bayi, laporan langsung diteruskan ke Polsek Nongsa. Menurut Eriman, saat ditemukan kondisi jasad bayi sudah mulai membusuk dan dikerubungi lalat sehingga sempat dikira boneka oleh warga sekitar.

“Awalnya memang dikira boneka. Namun karena sudah ada lalat-lalat di situ dan dicek ternyata bayi,” katanya.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Nongsa bersama tim Inafis langsung turun ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini jasad bayi telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri guna menjalani visum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Eriman menjelaskan, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diduga baru lahir. Hal itu terlihat dari kondisi tali pusar yang masih menempel pada tubuh bayi.

“Jenis kelaminnya laki-laki. Dari kondisi fisiknya, bayi itu sudah lengkap dan layak lahir. Tali pusarnya juga masih menempel. Diduga sudah meninggal 2-3 hari,” jelasnya.

Polisi menduga jasad bayi tersebut bukan dibuang langsung di lokasi penemuan, melainkan terbawa arus laut hingga terdampar di kawasan Pantai Sekilak yang saat ini sudah ditutup untuk umum.

“Kondisinya seperti terbawa hanyut. Jadi kami menduga lokasi penemuan bukan tempat awal dibuang,” katanya.

Meski begitu, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum untuk memastikan apakah bayi tersebut dibuang dalam keadaan masih hidup atau sudah meninggal dunia.

“Hasil visumnya belum keluar. Nanti akan kami sampaikan perkembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Saat ini, Polsek Nongsa masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga membuang bayi malang tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari warga sekitar dan menelusuri kemungkinan lokasi asal bayi itu dibuang.(*)

ReporterYashinta
spot_img

UPDATE

Play sound