Selasa, 16 Agustus 2022

SMA dan SMK Negeri di Batam Buka Tambahan Kuota Siswa

Berita Terkait

spot_img
Potret gerbang SMAN 1 Batam
Ilustrasi. SMAN 1 Batam. Foto: Istimewa

batampos – Gubernur Kepri telah mengambil keputusan terkait permintaan masyarakat Kota Batam untuk tetap mengakomodir anak-anak mereka ke SMA dan SMK Negeri.

SMA dan SMK diperkenankan untuk menambah kuota sesuai dengan daya tampung maksimal di masing-masing sekolah.

Kepala kantor Disdik Kepri Cabang Batam, Noor Muhammad, membenarkan keputusan gubernur tersebut.

Ia menjelaskan, sekolah yang mendapat alokasi penambahan kuota siswa di antaranya; SMAN 1, SMKN 5, SMAN 4 dan SMKN 1.

“Banyaknya (kuota tambahan), sesuai dengan kemampuan daya tampung maksimal. Ada yang sistem sisip ada yang penambahan lokal baru seperti di SMKN 1,” ujarnya, Senin (18/7/2022).

Diketahui di SMAN 1 Batam ada sekitar 300 siswa sekitar sekolah yang belum terakomodir dalam PPDB online lalu. Sekolah sudah menyusun skema penambahan siswa tersebut dan diputuskan untuk menerima lagi untuk dua rombongan belajar.

“Tapi yang daftar di sini yang diterima dan akan diseleksi ulang seperti seleksi awal. Artinya sistem zonasi dan nilai (prestasi) tetap diseleksi,” ujar Kepala SMAN 1 Batam Bahtiar.

Dua rombel siswa tambahan ini kata Bahtiar, nantinya akan disisipkan ke rombel-rombel yang sudah ada dengan jumlah maksimal siswa sekitar 50 orang per lokal.

“Untuk kelas 10 dan 11 nanti belajar shift karena memang lokal kita terbatas. Kelas untuk belajar hanya 27 ruangan. Lima ruangan belum bisa dipakai karena rusak berat. Sementara kita terapkan dulu sistem shift,” ujar Bahtiar.

Sementara untuk siswa yang juga tidak terakomodir dalam PPDB termin kedua ini, ia berharap agar orangtua tidak memaksanya lagi. Karena kuota daya tampung maksimal sudah terisi penuh.(*)

Reporter: Eusebius Sara

spot_img
spot_img
spot_img

Update