Sabtu, 25 April 2026

Tarif Logistik Terancam Naik 40 Persen

Berita Terkait

Galangan kapal di Tanjunguncang, Batuaji. Kenaikan BBM nonsubsidi memengaruhi kenaikan biaya logistik hingga produksi kapal. Foto: Dok Batam Pos

batampos – Kenaikan tajam harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Dexlite dan Pertamina Dex memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha logistik di Batam.

Lonjakan harga yang terjadi dalam waktu singkat itu dinilai berpotensi mengguncang rantai distribusi barang di wilayah kepulauan.

Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Batam, Yasser Hadeka Daniel, mengatakan kenaikan harga BBM hampir pasti akan berdampak pada tarif jasa logistik, terutama pada perusahaan jasa pengurusan transportasi (JPT) atau freight forwarding.

“Dengan kondisi seperti ini, pelaku logistik akan menyesuaikan tarif. Perkiraan sementara, kenaikan bisa berada di kisaran 30 hingga 40 persen,” ujarnya, Kamis (23/4).

Menurut dia, meski belum ada kesepakatan kolektif antar pelaku usaha, tekanan biaya operasional yang meningkat membuat penyesuaian tarif sulit dihindari.

BACA SELENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

UPDATE