Senin, 4 Mei 2026

Travel Bubble Batam-Bintan dan Singapura Berlaku Mulai Besok

Berita Terkait

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno didampingi Gubernur Kepri, Ahmad Ansar meninjau Kampus BTP di Tiban, Sekupang, Jumat (21/1). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura mulai berlaku besok, Senin (24/1). Dengan berlakunya travel bubble ini diharapkan wisatawan mancanegara di Singapura bisa berkunjung ke Batam dan Bintan dan kembali menggairahkan dunia pariwisata Kepri.

“Iya, Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura dibuka 24 Januari 2022. Presiden Joko Widodo sudah menyetujui,” ujar Sandiaga di Kampus Batam Tourism Polytecnic (BTP) Tiban, Kota Batam, Jumat (21/1).

Sandiaga mengungkapkan, pengumuman resmi oleh pemerintah sendiri akan disampaikan langsung Menko Perekonomian Airlangga Hartato yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Saat ini, regulasi teknis pelaksanaan arus kedatangan dan kepulangan wisatawan asing, tengah dimatangkan dengan kementrian teknis dan pihak pihak terkait. Termasuk membicarakan dengan pemerintah Singapura.

“Batam dan Bintan jadi prototipe travel bubble terbatas dan terkontrol karena sudah sangat siap dan mendukung program ini. Termasuk persiapan teknis seperti telah memiliki Lab Tes Cepat Molekuler (TCM) yang terkoneksi ke aplikasi PeduliLindungi,” ujar Sandiaga.

Ia menilai, kedua pintu masuk di Kepri, baik Nongsa Pura di Batam dan Bandar Bentan Telani (BBT) di Bintan, telah menyiapkan semua, termasuk penerapan bluepass untuk keperluan tracing.

Sandiaga juga mengatakan, dibukanya Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura ini sebagai sinyal positif untuk kebangkitan pariwisata Kepri khususnya dan Indonesia umumnya.

“Selama pandemi, sektor pariwisata sangat terpukul. Banyak yang kehilangan pekerjaan. Ini saatnya bangkit kembali,” ujar Sandiaga.

Untuk itu, Sandiaga berharap, dengan dibukanya travel bubble sekarang ini, dapat kembali menggairahkan dunia pariwisata Kepri.

“Khususnya untuk kembali membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kepri,” kata Sandiaga.

Ia berharap, program travel bubble yang dibuka pemerintah ini dapat berjalan dengan lancar guna meningkatkan pemulihan ekonomi Kepri.

“Dari yang saya lihat bahwa kesiapan exit dan entry point travel bubble di Kepri ini telah siap dan segera beroperasi,” tegas Sandiaga.

Sementara itu, perwakilan Nongsa Point Marina and Resort dan Turi Beach, Naradewa, menyatakan Pelabuhan Nongsapura sudah bersiap-siap sejak wacana akan dibukannya pintu pariwisata khusus Singapura ke Batam. Para pekerja di sana sudah menjalani vaksinasi dan juga mengetahui prosedur penerimaan wisawatan ditengah pandemi yang masih berlangsung.

“Kami di NPM dan Turi, juga sudah paham prosedurnya. Protkes sangat diterapkan ketat di kawasan itu,” ujarnya, Jumat (21/1).

Sebelumnya, Pemprov Kepri siap memadukan konsep Travel Bubble dengan Vaccinated Travel Line (VTL).

“Sejauh ini daerah yang disepakati untuk rencana penerapan Travel Bubble-VTL adalah Nongsa dan Lagoi. Untuk mendukung itu akan dibuka Pelabuhan Nongsa Pura Batam, dan Bandar Bentan Telani (BBT), Lagoi, Bintan,” jelasnya. (*)

 

Reporter: Tim Batampos

UPDATE